Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Februari 2016

Beda Gejala Infeksi Virus Zika Dengan Demam Berdarah | Satu Jenis Nyamuk, 3 Virus Berbeda

 

Virus Zika maupun virus Dengue, keduanya sama-sama ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Gejala infeksi kedua virus ini pun hampir mirip, yaitu demam. Namun, ada beberapa gejala yang membedakan ketika terinfeksi vius Zika atau terinfeksi virus Dengue yang menyebabkan Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Gejala yang menonjol jika terinfeksi virus Zika adalah mata merah," ujar dokter Spesialis Penyakit Dalam Ari Fahrial Syam saat dihubungi Kompas.com, Selasa (2/2/2016). Selain demam mendadak tinggi dan mata merah, terinfeksi virus Zika juga bisa menimbulkan gejala nyeri otot dan sendi, sakit kepala, lemas, serta kemerahan di kulit badan, punggung, hingga kaki.

"Kalau demam berdarah timbul bintik merah dan pada kasus berat sampai pendarahan. Bedanya, pada DBD saat diperiksa trombositnya turun, pada Zika, trombositnya normal," terang Wakil Ketua Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) itu. Terkadang, baik infeksi Zika dan DBD hanya memunculkan gejala ringan sehingga sering kali tidak terdeteksi penyakitnya. Menurut Ari, jika ada pasien yang demam kemudian matanya merah karena mengalami radang konjungtiva, sebaiknya segera periksa ke dokter.

Ari mengungkapkan, virus Zika sebenarnya sudah lama ada, termasuk di Indonesia. Infeksi itu pun selama ini tidak lebih berbahaya dibanding terkena DBD. Namun, saat ini infeksi virus Zika pada ibu hamil dicurigai menyebabkan bayi lahir dengan mikrosefali atau kepala kecil karena gangguan perkembangan otak. Terjadi peningkatan infeksi virus Zika di wilayah Amerika Latin yang diikuti peningkatan kasus mikrosefali. WHO pun telah mengeluarkan status darurat kesehatan global terhadap kasus infeksi virus Zika.

Baca Juga : 
Cuaca Ekstrim | Banjir Melanda Kawasan Jakarta Dan Sekitarnya
Penjualan Organ Ginjal | Polisi Usut Penjualan Liver
Kasus Indra Bekti Dan Lalu Gigih Afsanofa | Pengakuan Reza Pahlevi | Cerita Reza Pahlevi Atas Pebutan Indra Bekti  


Dunia sedang heboh dengan virus zika. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan kondisi darurat atas virus yang menyebar di lebih dari 23 negara ini. Apa sebenarnya virus zika? Virus zika dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk yang sama yang membawa virus DBD dan cikungunya. Lalu, mengapa satu spesies nyamuk bisa membawa tiga jenis virus yang berbeda? Staf pengajar Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Indonesia Anom Bowolaksono mengatakan pada dasarnya spesies nyamuk ini memang cukup spesial.

"Tidak banyak yang meneliti tentang nyamuk ini. Memang ada laporan (Aedes aegypti) jadi vektor demam berdarah, tapi tidak ada yang mempelajari nyamuk ini secara khusus," ujar Anom, Selasa (2/2).

Secara molekuler, kata dia, virus bisa menginduk kepada inang tertentu karena ada 'rasa nyaman' dengan inangnya. Dalam hal ini, tiga jenis virus yakni vitus zika, virus DBD dan virus cikungunya merasa 'cocok' berada pada tubuh nyamuk Aedes aegypti. Bisa jadi, ada kesamaan protein antara ketiga virus yang menyebabkan bisa bersarang di tubuh nyamuk tersebut. Hingga saat ini juga tidak ada data mengenai apakah nyamuk juga 'menderita' ketika membawa virus tersebut. Namun, berdasarkan penelitian, ada perubahan pada struktur jaringan pencernaan pada nyamuk yang membawa virus-virus ini.

Anom mengatakan, kadang para penerliti juga dibuat bingung dengan 'kelakuan' Aedes aegypti. Pada dasarnya, sebuah virus akan bersifat spesifik terhadap inangnya. Virus tidak adan bisa hidup di sel yang bukan inangnya. Namun, nyamuk Aedes aegypti tampaknya cukup toleran untuk menerima tiga virus yang berbeda. Dia menduga ada protein kunci yang ada di tubuh nyamuk yang bisa menerima protein yang dibawa tiga virus tersebut. "Apakah satu, atau (protein) termodivikasi, atau memang protein yang sama. Kemungkinannya begitu. Kemungkinan besarnya Aedes aegypti sebagai nyamuk kelihatannya memiliki protein spesifik untuk menerima protein khusus dari virus. Kelihatannya ada kesamaan di situ," kata dia.

Lalu, apakah protein pada ketiga virus tersebut mirip? Anom mengatakan dilihat dari klasifikasinya, untuk jenis virus DBD dan zika memiliki grup yang berbeda. Virus DBD masuk dalam grup arbovirus, sementara virus zika masuk dalam grup flavivirus. Anom mengatakan dari perbedaan klasifikasi virus ini juga berdampak pada berbedaan ciri dari infeksi virus yang dihasilkan.




 
Untuk virus DBD menunjukkan gejala deman tinggi. Tubuh menerima banyak antigen dari virus sehingga tubuh merespons dengan menghasilkan antibodi yang cukup banyak. Terjadi badai antibodi pada tubuh sehingga antibodi pada tubuh justru merusak tubuh sendiri. Ketika antibodi menyerang pembuluh darah dan tidak segera diobati, hal ini akan berakibat fatal menimbulkan kematian.

Pada penyakit cikungunya menunjukkan gejala demam tinggi disertai nyeri sendi. Meski penderita cikungunya begitu tampak kesakitan, tidak pernah ada kasus kematian akibat virus ini. Pada orang yang terinfeksi virus zika, demam yang dialami tidak terlalu tinggi. Virus ini menyerang jaringan embrional sehingga berbahaya pada kondisi ibu hamil. Dari ketiga jenis infeksi virus ini, kata Anom, virus DBD terbilang paling berbahaya karena menimbulkan kematian.


Senin, 01 Februari 2016

Virus Zika | Penyakit Demam Berdarah



Salah satu topik pemberitaan yang sedang hangat dibicarakan, selain kasus kopi bersianida, adalah tentang virus Zika. Penyebaran virus Zika ini sedang terjadi di Amerika latin terutama di Brasil dan Kolombia. Penyebaran virus ini juga sampai ke Eropa dan Asia.

Virus Zika merupakan Flavivirus kelompok Arbovirus bagian dari virus RNA. Pertama kali diisolasi tahun 1948 dari monyet di Hutan Zika Uganda, jadi sepertinya Zika sendiri merupakan nama hutan tempat dimana virus ini berhasil diisolasi. Selanjutnya beberapa negara Afrika, Asia khususnya Asia tenggara, Mikronesia, Amerika Latin, Karibia melaporkan penemuan virus Zika ini. Seperti dilansir Kompas.com, Dr Ari F Syam Sp Pd dalam artikelnya menulis, penularan virus ini sama seperti virus demam berdarah yaitu oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi pembawa virus Dengue yang menyebabkan penyakit demam berdarah Dengue. Infeksi demam berdarah Dengue sendiri saat ini jumlah kasusnya meningkat di Indonesia yang memang sering terjadi pada musim hujan.

Seperti kita ketahui bahwa selain menjadi vektor atau pembawa virus Dengue dan virus Zika, nyamuk ini juga membawa virus Chikungunya. Apakah virus Zika ini sudah ada di Indonesia? Tahun lalu 2015, lembaga Eijkman Jakarta telah berhasil mengisolasi virus Zika ini di Indonesia. Bahkan dari hasil penulusuran saya di kepustakaan ternyata pada tahun 1981, peneliti Australia telah melaporkan pasien penderita virus Zika setelah bepergian ke Indonesia. Laporan-laporan tentang penularan kasus ini dari Indonesia terus berlanjut, pada tahun 2013, peneliti Australia juga melaporkan kembali penemuan satu kasus infeksi virus Zika pada seseorang warga negara Australia setelah melakukan perjalanan selama 9 hari ke Jakarta.

Penemuan kasus tersebut dipublikasi pada American Journal Tropical Medicine and Hygiene. Dari laporan beberapa kasus terdahulu dan adanya penemuan virus ini tahun lalu oleh lembaga Eijkman, jelas bahwa virus Zika juga sudah ada di Indonesia. Memang virus Zika ini dapat terjangkit di musim hujan seperti saat ini.
Bagaimana gejala virus Zika? Seperti infeksi virus pada umumnya pada awal penyakit pasien akan merasakan demam mendadak, lemas, kemerahan pada kulit badan, punggung dan kaki, serta nyeri otot dan sendi.

Beda dengan dengan infeksi virus Dengue, pada infeksi ini mata pasien akan merah karena mengalami radang konjungtiva atau konjungtivitis. Pasien juga akan merasakan sakit kepala. Pemeriksaan laboratorium sederhana biasanya hanya menunjukkan penurunan kadar sel darah putih seperti umumnya infeksi virus lainnya. Berbeda dengan infeksi demam berdarah, infeksi virus Zika tidak menyebabkan penurunan kadar trombosit. Masa inkubasi hampir mirip dengan infeksi virus Dengue yaitu beberapa hari sampai satu minggu.
Sekilas infeksi virus Zika hampir mirip dengan virus Dengue sehingga adanya infeksi ini sering kali tidak terdeteksi karena umumnya gejalanya ringan. Dengan istirahat dan banyak minum pasien dapat sembuh.
Obat-obat yang diberikan hanya bertujuan untuk mengatasi gejala yang timbul yaitu jika gatal diberikan obat gatal dan jika demam diberikan obat demam.

Kenapa virus ini sekarang begitu banyak dibicarakan?
Berbagai laporan di luar negeri khususnya di Brasil, penyakit infeksi virus Zika ini dihubungkan dengan bayi dengan kepala yang kecil (mikrosefali). Jadi ibu-ibu yang terinfeksi oleh virus ini saat hamil bisa melahirkan bayi dengan kelainan kepala tadi sehingga perkembangan otaknya menjadi terganggu. Oleh karena itu minggu lalu tanggal 15 Januari 2016, pemerintah Amerika melalui US Centers for Disease Control and prevention (CDC) telah memberikan travel alert buat warganya yang sedang hamil atau sedang berencana untuk hamil untuk menunda melakukan perjalanan ke negara-negara yang sedang terjangkit virus Zika ini.
Sampai sejauh ini sudah 18 negara Amerika Latin dan Karibia yang melaporkan adanya infeksi virus Zika ini antara lain Brasil, Barbados, Kolombia, Ekuador, El Salvador, French Guiana, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Martinique, Meksiko, Panama, Paraguay, Puerto Rico, Saint Martin, Suriname dan Venezuela.
Masyarakat Indonesia tetap mewaspadai kemungkinan terinfeksi oleh virus Zika ini, mengingat laporan-laporan yang ada selama ini infeksi ini pernah ditemui di Indonesia.

Dan kebetulan vektor pembawa penyakit virus ini memang ada di Indonesia yaitu nyamuk Aedes Aegypti yang juga membawa penyakit infeksi demam berdarah dan Chikungunya. Saat ini memang vaksin untuk virus ini belum ada. Pengobatan lebih banyak bersifat suportif, istirahat cukup, banyak minum, jika demam minum obat penurun panas dan tetap mengonsumsi makanan yang bergizi. Pencegahan sama seperti pencegahan infeksi demam berdarah yaitu pemberantasan sarang nyamuk.
Penyakit virus Zika sama seperti infeksi virus demam berdarah bisa kita tekan kasusnya jika kita dapat melakukan pemberantasan sarang nyamuk temukan jentik dan soasialisakan 3 M (Mengubur,Mengurus dan Menutup) yang sudah menjadi slogan Kemenkes. Musim hujan sudah datang dan selalui waspadai yang jumlahnya dapat meningkat saat musim hujan saat ini. (Dr. Ari Fahrial Syam Sp Pd)




Baca Juga : 
Keindahan Pantai Soge | Jalan-Jalan Ke Pacitan
Kebakaran Di Belakang Alexis | Kebakaran Di Duga Akibat Korsleting Listrik
Polisi Lakukan Mediasi | Bentrok Di Medan

Kamis, 28 Januari 2016

Obesitas Pada Anak | Pengertian Obesitas



Hai-hai, ada yang obesitas gak? atau gak tau arti dari obesitas?

Pengertian
Obesitas merupakan sebuah kondisi kronis di mana terjadinya penumpukan lemak di dalam tubuh sehingga melebihi batas yang baik untuk kesehatan. Pengukuran berat badan serta kaitannya dengan kesehatan ini bisa diukur melalui penghitungan Indeks Massa Tubuh (IMT).
IMT adalah penghitungan berat badan yang mengacu pada rasio berat dan tinggi seseorang. Manfaat penghitungan IMT ini adalah untuk mengetahui apakah seseorang mengalami kekurangan, kelebihan, atau berat badan yang sehat.

Penyebab
Untuk dapat menjalani aktivitas sehari-hari, kita membutuhkan energi. Energi ini kita dapat dari makanan yang kita konsumsi. Ketika jumlah asupan energi kita lebih besar dari yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas, maka sisa energi tersebut akan disimpan di tubuh dalam bentuk lemak.
Dua hal utama yang menyebabkan seseorang terkena obesitas adalah pola makan yang buruk dan kurangnya aktivitas fisik. Seseorang yang banyak mengonsumsi makanan tinggi kalori dalam bentuk gula dan lemak, ditambah gaya hidupnya yang tidak banyak bergerak, akan rentan untuk mengalami obesitas.
Selain faktor makanan dan gerak fisik, obesitas juga bisa disebabkan oleh masalah kesehatan seperti hipotiroidisme atau kurangnya produksi hormon oleh kelenjar tiroid, oleh obat-obatan seperti kortikosteroid, atau oleh faktor genetika.

Baca Juga :
Jajanan Anak Berbahaya | Jajanan Mirip Alat Kontrasepsi
Harga Minyak Dunia | Naik Turunnya Harga Minyak Dunia


Sebaiknya tidak ada lagi orangtua yang menganggap obesitas sebagai hal biasa. (Pixabay/Geralt)
Obesitas bukan hanya dapat terjadi pada dewasa, tetapi juga pada anak-anak. Sayangnya, obesitas pada anak sering dianggap biasa dan bukan suatu masalah yang berarti. Bahkan banyak orangtua yang menganggap bahwa anak yang gemuk adalah anak yang sehat dan menggemaskan. Padahal anak-anak yang mengalami obesitas, berisiko untuk mengalami berbagai penyakit serius di masa dewasanya kelak.
Obesitas pada anak sebaiknya segera Anda atasi, demi kesehatan anak. Beberapa cara yang bisa Anda lakukan adalah:

1. Batasi asupan makanannya
Ketahui berapa jumlah asupan makanan yang sesuai dengan usia dan aktivitasnya. Sesuaikan jumlah kalori yang dikonsumsi anak, dengan aktivitas sehari-harinya. Pastikan bahwa kalori yang masuk sesuai dengan kalori yang keluar dari tubuh anak. 

2. Aktivitas fisik
Seharian menonton televisi, menjadi salah satu penyebab terjadinya obesitas pada anak. Orangtua sebaiknya mengajak anak untuk aktif melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang cukup dapat menjaga berat badan anak tetap ideal.

3. Biasakan sarapan
Sarapan merupakan salah satu waktu makan yang dapat memengaruhi berat badan anak. Biasakan anak untuk sarapan sebelum beraktivitas. Pastikan sarapan yang dikonsumsi mengandung karbohidrat, protein, lemak, dan serat. Dengan kandungan gizi yang lengkap, anak akan merasa kenyang lebih lama. Sehingga anak tidak akan tergoda untuk melahap camilan yang tidak sehat.

4. Tertib makan
Jangan biarkan anak makan sambil menonton televisi atau bermain gadget. Hal ini akan membuat anak lebih lama merasa kenyang, sehingga makan dengan porsi yang lebih banyak. Ajaklah anak untuk makan di meja makan. Terapkan juga kebiasaan makan bersama, untuk menambah kedekatan emosional keluarga.

5. Sediakan camilan sehat
Camilan tetap diperlukan di sela-sela jam makan. Apalagi bagi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Sediakan camilan sehat yang rendah kalori dan lemak jahat. Yoghurt, puding, dan buah-buahan adalah contoh camilan yang baik untuk anak Anda.
Dengan menarapkan cara-cara tersebut di atas, anak dapat terbebas dari obesitas. Tubuh yang sehat dan berat badan yang ideal dapat membuat tumbuh kembang anak berjalan optimal.

Senin, 18 Januari 2016

Pengertian Jerawat | Cara Menghilangkan Jerawat

Selamat pagi, di pagi ini kita sharing yuk masalah jerawat. Pasti udah gak asing lagi kan tentang jerawat? Gak cewek gak cowok pasti pernah mengalami yang namanya jerawatan. Tapi sebenernya pada tau gak sih, apa itu jerawat? Kalau gak tau ini aku kasih penjelasan sedikit tentang pengertian jerawat.

Apa Itu Jerawat ?

jerawat adalah suatu kondisisi dimana telah terjadi penyumbatan pada pori-pori kulit yang pada akhirnya menyebabkan timbulan kantung-kantung nanah, sehingga terjadilah pembengkakan pada permukaan kulit. Pembengkakan itulah yang kemudian kita sebut jerawat.

Lalu bagaiamana cara kita untuk menghilangkan jerawat itu?

1. Olesan Tomat
TomatCaranya, ambil tomat segar lalu potong menjadi dua bagian, oleskan masing – masingnya ke bagian wajah berjerawat. Diamkan selama 5-10 menit kemudian bilas dengan air bersih. Rasakan perbedaanya selama beberapa hari kedepan pasti akan nampak lebih segar. 

2. Campuran Jeruk Nipis dan Air Mawar
www.mimunmedia.com Caranya, ambil perasan jeruk nipis secukupnya lalu campurkan dengan sedikit rendaman air mawar (perbandingan 1:1). Dilanjutkan dengan pengolesan pada area wajah yang berjerawat kemudian tunggu sampai 15 menit lamanya. Baru kamu bisa membilasnya dengan air hangat. Lalukan secara rutin selama 7 hari kedepan untuk melihat perubahan yang signifikan.

3. Masker Putih Telur

alhadiid-z.usCaranya, ambil putih telurnya saja, lalu kocok sebentar dan oleskan segera pada area wajah yang berjerawat. Kamu bisa membiarkannya dahulu selang waktu 15 menit, terakhir bersihkan segera menggunakan air hangat.

4. Masker Beras

andikabloggerismyblogger.blogspot.com Caranya sediakan beras organik (sudah dicuci bersih) kemuadian rendam selama 24 jam. Keesokan harinya haluskan berasa tersebut sampai benar – benar halus, sesudah itu keringkan di bawah terik matahari sampai kering seutuhnya. Barulah masker beras siap dipakai untuk menghilangkan atau menghaluskan kulit wajahmu.

5. Scrub

homefacialnaurrasy.blogspot.com Caranya yang biasa digunakan yaitu menggunakan campuran lidah buaya dan garam. Sediakan kedua bahan tersebut. Lalu tumbuklah sampai halus, menjadi kental mirip scrub. Setelah itu, barulah kamu bisa memulai pengolesan pada wajah secara perlahan. Ingat!pelan – pelan saja supaya kalo kena jerawat tidak terasa sakit. Diamkan sejenak (kering) dan mengelupas sendiri. Kemudian bilas menggunakan air hangat dilanjutkan air bersih.

6. Cuci Wajah Secara Teratur

 

















Nah inilah yang paling penting dan tidak boleh kamu lupakan sebab salah satu penyebab timbulnya jerawat pasir adalah kurangnya menjaga kebersihan kulit wajah. Setidaknya, kamu bisa meluangkan waktu 2-3 kali sehari untuk membersihkan wajah dengan air bersih. Utamanya di malam hari agar besoknya bisa tetap bersih dan tampil lebih cerah. Hindari juga penggunaan waslap dalam membersihkan wajah karena beresiko iritasi.

Semoga bermanfaat ya....
resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut
Copyright © 2014 Berita pagi ini