Tampilkan postingan dengan label Bencana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bencana. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Maret 2016

Gempa berkekuatan 7,8 skala Richter guncang Sumatera Barat | Ini Penyebab Gempa Bumi di Mentawai


Kawasan Sumatera Barat diguncang gempa berkekuatan 7,8 pada skala Richter pada Rabu (02/03) malam.
Gempa yang terjadi pada pukul 19.49 WIB itu berpusat di perairan sejauh 682 kilometer sebelah barat daya Kepulauan Mentawai, dengan kedalaman 10 kilometer. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa itu berpotensi menimbulkan tsunami yang bisa memapar Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Bengkulu, dan Lampung.

Potensi tsunami, menurut Wakil Kepala BMKG di Sumatera Barat, Yayat Suriyat, kepada stasiun TVRI, relatif kecil namun peringatan belum dicabut. Dika Pitopang, seorang warga Payakumbuh, Sumbar, mengatakan gempa terasa sekitar satu hingga dua menit. “Tadi saya sedang tidur, langsung terbangun, karena goyangannya terasa benar. Goyangannya ke kanan dan kiri, tidak seperti gempa besar 2009 lalu yang mengguncang kanan-kiri atas-bawah,” kata Dika.

Dia mengaku masyarakat langsung ke luar rumah ketika gempa terjadi. Namun, sejauh yang dilihat, tidak ada kerusakan besar. BBC Indonesia berupaya menghubungi sejumlah narasumber di Kepulauan Mentawai, namun telepon seluler mereka dalam kondisi nonaktif. Gempa bumi bukan pertama kali terjadi di perairan sekitar Kepulauan Mentawai. Pada 2010, gempa bawah laut berkekuatan 7,7 pada skala Richter melanda kawasan tersebut.

Akibat gempa, gelombang pasang menerjang ratusan rumah di sedikitnya dua desa pesisir di Pulau Pagai dan Silabu. Kedua pulau tersebut bagian dari gugusan Kepulauan Mentawai yang terpencil dan berpenduduk jarang. Sebanyak puluhan orang meninggal dunia saat itu.
Pada 26 Desember 2004 Aceh dan sekitarnya diguncang gempa dengan kekuatan 9,1 Richter.

Baca Juga :
 Gugatan praperadilan ‘kopi sianida’ Jessica Wongso, kandas | Praperadilan Ditolak, Jessica Tetap Ditahan di Rutan Polda
Urine Anggota DPR yang Anak Mantan Wapres Negatif Narkoba | Polisi Ambil Sampel Darah dan Rambut Ivan Haz

 Polisi Bunuh Dan Mutilasi Anak Kandungnya | Detik-detik Polisi Bunuh dan Mutilasi 2 Anak Kandung



Gempa bumi berkekuatan 7,8 Skala Richter (SR) terjadi di wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Lokasi gempa berpusat di 4.92 Lintang Selaman - 94.39 Bujur Timur dengan kedalaman 10 Km.
Sebelumnya gempa berkekuatan 8,3 Skala Richter (SR) juga terjadi pada pukul 19:49:41 dengan pusat pada 5,61 Lintang Selatan (LS) dan 94,05 Bujur Timur (BT) berjarak 682 km arah Barat Daya Kepulauan Mentawai Sumbar, pada kedalaman 10 km di bawah tanah.


Deputi Bidang Geofisika BMKG, Masturyono menjelaskan, gempa tersebut disebabkan aktivitas zona subduksi yang terbentuk akibat tumbukan atau penunjuman Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia. "Hasil analisis mekanisme sumber memperlihatkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh sesar naik," kata Masturyono, Rabu (2/3/2016).

Menurut dia, masyarakat yang berada di daerah yang dekat dengan lokasi dan merasakan gempa itu agar tetap tenang dan mengikuti arahan BPBD serta informasi BMKG. "Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggungjawab mengenai gempa bumi dan tsunami. Agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang pada umumnya kekuatannya semakin mengecil," tukasnya.

Minggu, 28 Februari 2016

Banjir Hingga 150 Cm Rendam Sejumlah Wilayah di Jakarta, Ini Titiknya | Genangan Muncul di Sudut-sudut Jakarta Raya Pagi Tadi



Hujan lebat yang kembali mengguyur pada Minggu (28/2/2016) dinihari, membuat sejumlah wilayah di Jakarta tergenang banjir. Data yang dilansir petugas Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya dalam akun Twitternya menyebut, banjir ketinggian banjir bervariasi mulai 30 hingga 150 centimeter. Berikut data sementara daerah yang terendam banjir:

  1. Banjir di RT 11 RW 03 pondoklabu ± 90cm 
  2. Banjir 100-120 cm di RT. 05 Pondok Labu #Jakarta Selatan. 
  3. Banjir 100-150 cm di RT. 07/07 Pondok Labu #Jakarta Selatan. 
  4. Banjir di Jembatan Baru RW. 01 Cengkareng #Jakarta Barat. 
  5. Banjir di Rawa Buaya (blkg Samsat Jl. Daan Mogot) #Jakarta Barat. 
  6. Banjir 10-30 cm di Kavling Polri Jelambar #Jakarta Barat. 
  7. Banjir 30 cm di dpn Gereja GKI Duri Kepa #Jakarta Barat. 
  8. Banjir 20-30 cm di dpn Perumahan Meruya Indah #Jakarta Barat. 
  9. Banjir di Perumahan Periuk Damai & Mutiara Pluit. 
  10. Banjir 90-100 cm di Jl. Patra Raya Duri Kepa #Jakarta Barat. 

Baca Juga :
 Reaksi Pedagang Pasar Soal Aturan Kantong Plastik Berbayar | Aturan Kantong Plastik, Ahok Tak Ikuti Menteri Lingkungan 
Bareskrim Akan Panggil Ahok Hari Ini Setelah Tetapkan Tersangka Baru Kasus UPS ! | Ahok Akhirnya Penuhi Panggilan Bareskrim Untuk Jadi Saksi Kasus UPS Setelah Penetapan Tersangka Baru !
 Air Terjun Jumog Karanganyar, Dijuluki sebagai “The Lost Paradise”

 Hujan deras mengguyur kawasan Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi. Pagi tadi, sejumlah titik tergenang air, bahkan di antaranya ada yang melebihi 40 centimeter layaknya banjir. Berbagai informasi dari warga sebagaimana dicuitkan di akun Twitter TMC Polda Metro Jaya diwarnai oleh kabar banjir di Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (28/2/2016) pagi ini. Warga me-mention akun Twitter TMC Polda Metro Jaya.

Pukul 05.15 WIB pagi, genangan setinggi 10 centimeter ada di Jalan Cenderawasih 7 Nuri 4, Cengkareng, Jakarta Barat. Kabar tersebut dicuitkan oleh @HadSG96 leweat akun TMC Polda Metro Jaya. TMC Polda Metro Jaya sendiri berpesan agar warga DKI Jakarta berhati-hati dalam kondisi hujan deras pagi ini. "Wilayah DKI Jakarta mulai diguyur hujan. Tetap hati2, waspadai jarak pandang terbatas, banjir, pohon & papan reklame tumbang." demikian cuit akun TMC Polda Metro Jaya.

Genangan dilaporkan setinggi 20 centimeter di Perumahan Pondok Kacang Prima, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Bahkan dikabarkan banjir sudah semakin meninggi.  Banjir setinggi 40 centimeter juga terjadi di Jalan Karyawan III Karang Tengah, Tangerang, Banten. Di kawasan Kedoya Utara, Jakarta Barat, banjir dilaporkan warga juga sudah terjadi pagi ini.  "#Banjir di Pesing RT. 013/02 Kedoya Utara #Jakarta Barat," demikian cuit @Sat27812 pukul 06.28 WIB lewat Twitter TMC Polda Metro Jaya.

Banjir juga dilaporkan terjadi setinggi 30 hingga 40 centimeter di Underpass Ciledug, Jakarta Selatan.  Di Jakarta Barat, banjir setinggi 50 centimeter menggenangi Kampung Duri, Duri Kosambi, Cengkareng. Pada pukul 07.10 WIB, akun @Hendriyana13 melaporkan banjir di kawasan Duri Kosambi sudah setinggi 70 centimeter.

Masih di Jakarta Barat, Akun @ambon_45 melaporkan banjir setinggi 40 centimeter terjadi di Kawasan Utan Jati RT 02/11 Pegadungan, Kali Deres. Akun @stanley9sutedja melaporkan banjir melanda Daan Mogot Estate, Jakarta Barat. Perumahan Alfa Indah, Jakarta Barat, juga tergenang. Bahkan Jalan Daan Mogot arah Grogol sebelum Samsat Jakarta Barat dilaporkan tergenang air setinggi 30 centimeter meski masih dapat dilintasi kendaraan.

"07:22 #Banjir 10-20 cm di dekat Gardu Tol Kebon Jeruk, agar hati2 bila sdg melintas," tulis akun @ulemuel di Twitter TMC Polda Metro Jaya.  Agaknya genangan banyak dilaporkan terjadi di Jakarta Barat. Pukul 07.46 WIB, genangan setinggi 20-30 centimeter terdapat di depan Perumahan Meruya Indah.  Dari Jakarta Selatan, pemandangan banjir juga dilaporkan oleh akun @bennypapayvini di Grogol Utara
06:52 #Banjir di RT. 07/04 Grogol Utara #Jakarta. @bennypapayvini. Bahkan akun @Bomstone melaporkan banjir sudah setinggi 100-150 centimeter di kawasan RT 07/07, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Dari Jakarta Utara, tepatnya di Swasembada Timur 14, Kebon Bawang, Tanjung Priok, air juga sudah mulai menggenang di jalanan permukiman.


Senin, 22 Februari 2016

Kebakaran di Jaya Plaza Kosambi Hampir Sama Seperti yang Terjadi di Kings | Petugas Damkar Bertahan di Jaya Plaza



Hingga pukul 22.30, Tim Pemadam Kebakaran masih berusaha untuk memadamkan sisa-sisa bara api yang masih ada di Gedung Jaya Plaza yang terbakar pada pukul 14.30, Minggu (21/2/2016). Kabid DPPK Kota Bandung, Yosef Heryansyah mengatakan, pemadam kebakaran masih belum bisa memprediksi kapan api dan titik api dipastikan akan benar-benar dingin.

"Kami belum bisa memprediksikan kapan akan benar-benar padam. Ini kejadian hampir sama seperti kebakaran Kings, tapi ini lebih rendah," ujarnya. Menurut Yosef, sulitnya api untuk dipadamkan, akibat banyaknya material berbahan melamin. Meski sudah meleleh jika suhu api masih di atas 100 derajat celcius kemungkinan api akan bisa kembali menyala.

"Ini harus terus diairi agar benar-benar dingin. Jika suhu 50 derajat itu sudha masuk level aman. Tapi tadi kebakaran auhu mencapai hingga 180 derajat celcius," kata dia. Menurut Yosef, tim pemadam kebakaran akan terus berusaha untuk memastikan api dan bara api sisa kebakaran tersebut dapat dikendalikan. Maka dari itu, para personel kebakaran akan terus standby untuk terus melakukan pendingingan di Gedung Jaya Plaza.

Pantauan Tribun dilapangan, asap masih menyelimuti ruang-ruang yang ada di dalam lantai tiga dan dua gedung tersebut. Petugas pemadam kebakaran juga masih hilir mudik memasuki gedung utnuk memastikan titik api yang dilhawatirkan masih dapat menimbulkan kobaran api.

Baca Juga:
 Virus Zika | Penyakit Demam Berdarah
Penyebab Gedung Ambruk Saat Gempa Di Taiwan , Korban Gempa masih Hidup Setelah 2hari Terkubur
Cuaca Ekstrim | Banjir Melanda Kawasan Jakarta Dan Sekitarnya

Sejumlah mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kota Bandung masih berada di lokasi kebakaran di gedung pusat penjualan elektronik Jaya Plaza, Bandung, Senin (22/2/2016) siang.

Para petugas pemadam kebakaran mulai meninggalkan bagian dalam gedung. Meski proses pemadaman telah selesai, warga masih dilarang untuk mendekati lokasi kejadian. Proses pendinginan masih berlangsung karena dikhawatirkan api kembali muncul mengingat banyaknya material yang mudah terbakar di lantai 2 dan 3 gedung tersebut.

Kompleks pertokoan Jaya Plaza di kawasan Kosambi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bandung terbakar kemarin, Minggu (21/2/2016). Api diduga berasal dari sebuah toko di lantai 2. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di pertokoan yang menjual komputer dan peralatannya itu. Petugas sempat mengalami kesulitan karena pertokoan dalam keadaan terkunci. Pagi ini petugas pemadam kebakaran kembali memadamkan api yang kembali muncul. Material berbahan plastik yang mudah terbakar menyebabkan api sulit dipadamkan.

Selasa, 16 Februari 2016

Pisah Sambut Dandim 0413 Bangka: Dari Cerita Kerusuhan Hingga Banjir | Ogah Terisolir, Korban Banjir Bangka Tengah Bangun Jembatan Darurat



Malam pisah sambut Komandan Kodim 0413 Bangka dari Letkol Inf Utten Simbolon kepada Letkol Inf Daniel SP Lumban Raja berlangsung meriah, Senin (15/2/2016). Bertempat di gedung aula pertemuan PT. Timah, Tbk Pangkalpinang. Acara yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dihadiri pejabat tinggi di Babel. Mulai dari Walikota Pangkalpinang M. Irwansyah beserta Istri, Bupati Bangka H. Tarmizi Saat, Kapolres Pangkalpinang, Bupati Bangka Selatan, SKPD dilingkungan provinsi Babel, tokoh agama serta tamu dan undangan lainnya.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Letkol Inf Utten Simbolon menyebutkan, banyak kenangan yang berkesan selama bertugas di pulau Bangka. Hal tersebut menjadi pengalaman dan pelajaran. "Saya masih ingat ketika waktu kerusuhan di Polsek Tuatunu dulu diberi waktu tiga hari untuk menangkap pelaku, selain itu kasus penertiban tambang hingga demo, ada juga baru-baru kemarin pengusiran warga terkait aliran kepercayaan agama, hingga seminggu yang lalu tertahan akibat banjir dan sebagainya, sungguh itu semua memberikan pelajaran," tuturnya.

Sementara Letkol Inf Daniel SP Lumban Raja dalam sambutanya menuturkan akan melanjutak program-program kerja dari pendahulunya. Selain itu dirinya meminta kerjasama sekaligus arahan dari semua pihak terkait penugasannya di tempat baru. "Kami terus terang banyak belajar, sebagai orang baru kami berharap bisa diterima dan mohon bantuan dari semua golongan termasuk masyarakat," sebutnya.

Untuk di ketahui, Letkol Inf Utten Simbolon yang sebelumnya menjabat komandan kodim 0413 Bangka mendapat tugas baru selaku Kasrem 043 Garuda Hitam Provinsi Lampung. Sebagai gantinya adalah Letkol Inf Daniel SP Lumban Raja.

Baca Juga :
Beda Gejala Infeksi Virus Zika Dengan Demam Berdarah | Satu Jenis Nyamuk, 3 Virus Berbeda
Virus Zika | Penyakit Demam Berdarah
Apa Itu Gafatar? | Kasus Dr.Rica Tri Handayani

Warga korban banjir di Desa Celuak, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membangun jembatan darurat dari batang pohon kelapa untuk akses menuju kampung mereka. "Jembatan yang menghubungkan ke Desa Celuak itu putus diterjang banjir, warga bergotong royong membangun jembatan darurat dari batang pohon kelapa agar bisa dilewati," kata Dani, petugas tanggap darurat banjir dari BNPB dan Kesbangpol Bangka Tengah di Koba, Sabtu 13 Februari 2016.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan darurat tersebut hanya bersifat sementara sembari menunggu pembangunan jembatan secara permanen dari proyek pemerintah daerah. "Jika tidak dibangun jembatan darurat maka masyarakat akan terisolasi dan aktvitas sehari-hari jelas terganggu. Untung saja masyarakat berinisiatif membangun jembatan darurat tersebut," ujarnya.

Dani didampingi warga korban banjir mengatakan, saat ini sedang dibangun jembatan yang putus diterjang banjir di Desa Kretak yang merupakan bantuan BNPB Provinsi Babel. "Jembatan di Desa Kretak tersebut dibangun oleh BNPB Babel, materialnya dari besi baja namun tetap bersifat darurat agar akses sementara kembali lancar," ujarnya.

Dijelaskan, jembatan sepanjang tujuh meter tersebut sebelumnya putus dan amblas diterjang banjir beberapa waktu lalu. "Jembatan tersebut sangat penting karena satu-satunya akses masyarakat antardesa di daerah itu," ujarnya. Ia mengatakan, kondisi saat ini debit air sudah surut jauh namun sebagian titik masih terlihat tergenang beberapa centimeter. "Sebagian warga ada yang sudah kembali ke rumah, namun ada juga yang tetap bertahan di posko pengungsian karena rumahnya terendam banjir," ujarnya.
 

Kamis, 11 Februari 2016

Ribuan Hektar Lahan Terendam Banjir | Penyebab Banjir


Banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat menyebabkan ribuan hektare lahan pertanian milik petani terendam. Akibatnya, petani terancam gagal panen. Menurut Dinas Pertanian Sumatera Barat, data sementara ada 2.518,33 hektare sawah yang terkena banjir. 

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Sumatera Barat Besli mengatakan, belum semua data kabupaten dan kota masuk ke Dinas Pertanian. ”Sekitar dua ribu hektare sawah itu tersebar di lima kabupaten dan kota yang terkena banjir dan longsor,” ujar Besli saat dihubungi, Kamis 11 Februari 2016.

Besli memaparkan, dari data-data tersebut di antaranya, sekitar 1.678 hektare sawah terendam banjir di Kabupaten Limapuluh Kota. Ribuan hektare itu berada di delapan kecamatan, yaitu Harau, Mungka, Luhak, Guguk, Bukit Barisan, Lareh Sago Halaban, Kapux IX dan Pangkalan. ”Sekitar 43 hektare mengalami puso atau gagal panen. Tersebar di Kecamatan Bukit Barisan, Pangkalan dan Harau,” ujar dia.

Di Kabupaten Dharmasraya, sekitar 125 hektare terkena banjir. Namun, kata Besli, rinciannya belum masuk. Termasuk yang dinyatakan gagal panen. Kemudian, di Kabupaten Solok, sekitar 49 hektare sawah terandam. Sehingga, sekitar 1,85 hektare gagal panen. ”Di Kota Solok hanya 2,5 hektare yang terendam banjir. Data lainnya belum masuk," ujarnya.

Lalu, di Kabupaten Solok Selatan, ada sekitar 638,63 hektare sawah terendam banjir. Lahan itu tersebar di lima kecamatan. Yaitu, Kecamatan Sangir Batang Hari sekitar 52,85 hektare, Sungai Pagu 80 hektare, Pauh Duo dengan 237,5 hektare, Sangir Jujuan 169 hektare dan Sangir 99,28 hektare. ”Dari data yang baru masuk, sekitar 31 hektare gagal panen. Semuanya berada di Sungai Pagu,” katanya.


 

Dengan data tersebut, Besli melanjutkan, total sekitar 2.518,33 hektare sawah terkena banjir. Sedangkan yang mengalami gagal panen sekitar 75,85 hektare.

Menurut Besli, kejadian ini belum berpengaruh terhadap pasokan pangan di Sumatera Barat. Soalnya, menurut dia, lahan sawah yang gagal panen masih terbilang kecil. Apalagi, bantuan benih dari pusat untuk korban banjir dan longsor telah dikirim. Pihaknya akan mengajukan ke Kementerian Pertanian untuk menyediakan benih. Agar petani kembali beraktifitas. ”Kami pantau perkembangan dalam dua hingga tiga hari ke depan,” ujar dia.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat, R Pagar Negara, mengatakan bahwa banjir dan longsor yang terjadi di 10 kabupaten dan kota di Sumatera Barat menyebabkan dua ribu rumah terendam dengan 33.319 korban. ”Banjir juga merendam fasilitas umum dan lahan-lahan pertanian,” ujarnya.

Baca Juga : 
Banjir Di Sumatera Barat | Beberapa Kecamatan Terendam Banjir
Begeng Di Perikasa Psikolog | Kronologi Aksi Begeng
Firasat Kematian Keluarga Pilot | Kronologi Jatuhnya Pesawat Tucano

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Barat menganalisa banjir yang melanda sejumlah daerah di provinsi tersebut ternyata disebabkan kerusakan lingkungan yang terjadi sejak lima tahun terakhir.

''Bencana ekologis di daerah ini adalah banyaknya aktifitas tambang di kawasan hutan dan daerah aliran sungai di Sumatra Barat sejak 2009,'' kata Direktur Eksekutif WALHI Sumbar, Uslaini, dalam keterangan tertulisnya kepada Republika.co.id, Rabu (10/2).


Uslaini mengatakan di Kabupaten Solok Selatan terdapat 22 Izin Usaha Pertambangan (IUP). Masing-masing, sembilan IUP di Kecamatan Sangir Batanghari, empat IUP berstatus operasi produksi dan lima berstatus eksplorasi, dengan komoditas emas, logam dan galena. Kemudian, di Kecamatan Sungai Pagu, terdapat tujuh IUP dengan komoditas emas, bijih besi dan logam dasar, di mana tiga IUP operasi produksi dan empat IUP eksplorasi.

Di Kecamatan Sangir, terdapat satu IUP tambang emas dan di Kecamatan Pauh Duo terdapat tiga IUP tambang bijih besi dan logam dengan status eksplorasi dengan total wilayah izin usaha pertambangan seluas 31.480 hektar (ha).

Sementara itu, Uslaini menjelaskan di Kabupaten Solok, aktifitas tambang juga marak di Kecamatan Lembah Gumanti. Di Kecamatan itu, ujar dia, terdapat 13 IUP dengan komoditas tembaga, kalsit, besi dan bijih besi, di mana 10 IUP telah melakukan kegiatan operasi produksi dan tiga IUP berstatus eksplorasi dengan luas wilayah IUP sebesar 1.028 ha.

Selain di Kecamatan Lembah Gumanti, ia melanjutkan, aktifitas tambang juga dilakukan sejak 2009 di Nagari Lolo, Kecamatan Pantai Cermin. Di Nagari Lolo, terdapat 11 IUP, di mana 10 IUP sudah melakukan aktifitas pertambangan sejak 2009 dan 2010 untuk komoditas tembaga, besi dan bijih besi sementara satu IUP masih berstatus eksplorasi dengan luas wilayah izin usaha pertambangan sebesar 752,7 ha.

''Aktifitas tambang terbuka yang dilakukan selama lima tahun terakhir, dengan membuka kawasan yang dulunya memiliki tutupan vegetasi, memberi pengaruh terhadap kemampuan alam dalam menyerap air hujan dan aliran permukaan,'' katanya. 

Rabu, 10 Februari 2016

Banjir Di Sumatera Barat | Beberapa Kecamatan Terendam Banjir

 

Banjir di Sumatera Barat masih cukup tinggi bahkan kini semakin meluas. Salah satu wilayah yang terdampak banjir paling parah adalah Kelurahan Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Dari foto yang dirilis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Kelurahan Pangkalan tampak seperti danau berwarna cokelat. Terlihat air telah menggenangi rumah-rumah penduduk dengan ketinggian lebih dari 2 meter.

Kawasan hunian itu hanya terlihat bagian gentengnya saja. Di sekelilingnya tampak pohon-pohon rindang yang hanya terlihat bagian ujungnya saja.

"400 Rumah terendam banjir," tulis Sutopo di akun Twitternya seperti dikutip detikcom, Selasa (9/2/2016).

Tampak di tengah-tengah banjir tersebut, masjid berwarna hijau yang terendam hingga bagian atasnya. Masjid ini terlihat masih utuh, hanya saja tak dapat dimasuki karena dikepung banjir.

Menurut data BNPB, daerah di Sumbar yang dilanda banjir dan longsor adalah Solok, Agam, Solok Selatan, dan Lima Puluh Kota. Banjir dan longsor di Solok Selatan terjadi di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Sungai Pagu, Kecamatan Pauh Duo, dan Kecamatan Sangir. Banjir dan longsor ini menyebabkan jalan Muaralabuh-Padang Aro Kerinci putus total.

Khusus di Lima Puluh Kota, banjir merendam 100 rumah. Ketinggian air hingga 1 meter. Satu orang bernama Padri (16) hanyut dan ditemukan tewas.

BPBD bersama TNI, Polri, PMI, Basarnas, SKPD dan masyarakat telah melakukan pendataan dan penanganan darurat. Posko didirikan dan membagikan makanan siap saji.

Baca Juga :
Virus Zika | Penyakit Demam Berdarah
Kecelakaan Di Kalideres | Ratusan Gojek Kawal Korban Kecelakaan
Penculikan Dan Pembunuhan Anak SD | Pengakuan Warga Tentang Pelaku

Hujan yang berlangsung terus menerus sejak 5 Februari 2016 hingga sekarang telah menyebabkan banjir dan tanah longsor di beberapa daerah di Kota Solok, Kab Agam, Kab Solok Selatan, dan Kab 50 Koto Provinsi Sumatera Barat.

Banjir dan longsor di Kab Solok Selatan terjadi di 3 kecamatan yaitu Kec Sungai Pagu, Kec Pauh Duo, dan Kec Sangir. Banjir disebabkan meluapnya Sungai Batang Bangko, Sungai Batang Suliti dan Sungai Batang Lolo.
Banjir dan longsor menyebabkan jalan Muaralabuh-Padang Aro Kerinci putus total. Longsor menimpa rumah warga sehingga 6 orang tertimbun longsor (06/02).
Dua orang berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia sedangkan 4 orang masih tertimbun dan dalam proses pencarian.

Banjir juga menyebabkan 2.000 unit rumah terendam banjir hingga 1,5 meter dan 100 hektar sawah setinggi 1 meter. Dua jembatan kabupaten putus. Lalu lintas Payakumbuh-Pekanbaru lumpuh total. Saat ini kondisi masih hujan.

Sungai Batang Lembang meluap sehingga menyebabkan banjir di Kelurahan Koto Panjang Kecamatan Tanjung Harapan dan Kelurahan Kampai Tabu Karambie Kota Solok.
36 rumah terendam banjir. Di Kabupaten Agam, longsor terjadi pada hari Minggu (07/02). Material longsor menutup akses jalan Bukittinggi-Lubuk Sikaping dengan panjang material longsor 15 meter setinggi 2,5 meter. Namun saat ini jalan telah dapat dilalui kendaraan.

Sementara itu banjir juga terjadi di Nagari Pangkalan Kec Pangkalan Nagari, Kab 50 Kota. 100 rumah terendam banjir setinggi 1 meter.
Satu orang hanyut dan telah ditemukan yaitu Padri (16). Hujan yang masih berlangsung menyebabkan kesulitan penanganan.

Sampai saat ini masih dilakukan pendistribusian bantuan logistik dan evakuasi. Beberapa titik belum ada posko pengungsian khusus dan masyarakat masih menggunakan jalan-jalan umum sebagai tempat pengungsian sementara.

Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU merespon kejadian tersebut dengan melakukan koordinasi dengan BPBD dan komunitas relawan lainnya.
PKPU mendistribusikan logistik berupa nasi bungkus untuk korban terdampak di wilayah kota dan kabupaten solok di kelurahan Karimbia Tabu Kampai. Bantuan dan peralatan yang dibawa berupa Nasi bungkus, Air minum kemasan dan 4 orang Personil PKPU.

Bantuan yang dibutuhkan saat ini diantaranya bahan makanan siap saji, nasi bungkus, minuman hangat, terpal, selimut, alat alat pembersih, ember, sapu, karet pembersih, sejop, dan sebagainya.

Senin, 08 Februari 2016

Penyebab Gedung Ambruk Saat Gempa Di Taiwan , Korban Gempa masih Hidup Setelah 2hari Terkubur

 

Seorang wanita korban gempa di Taiwan ditemukan masih hidup setelah dua hari terkubur puing-puing bangunan yang roboh. Dia ditemukan terbaring di bawah suaminya yang meninggal.

Wanita itu diidentifikasi bernama Tsao Wei-ling. Sedangkan anak wanita itu yang berusia dua tahun juga ditemukan meninggal di sampingnya.
Tsao Wei-ling diselamatkan pada hari ini (8/2/2016). Gempa 6,4 SR di Kota Tainan, Taiwan, telah merobohkan gedung Wei-guan Jinlong setinggi 17 lantai.

Hingga hari ini sudah 35 korban gempa ditemukan tewas, sedangkan 117 orang masih dinyatakan hilang. Musibah gempa itu juga mengungkap kejanggalan dalam konstruksi bangunan, di mana beton gedung diketahui dicor dengan kaleng minyak goreng.

Wali Kota Tainan, William Lai, marah dan menginstruksikan tim independen menyelidiki skandal proyek bangunan itu. ”Saya sudah menghubungi unit peradilan dan jaksa yang secara resmi telah meluncurkan penyelidikan,” katanya.

“Kami juga telah menugaskan tiga badan independen untuk menyimpan bukti selama penyelamatan sehingga kami dapat membantu warga jika mereka ingin mengajukan tuntutan hukum di masa depan. Pembangun bertanggung jawab jika mereka telah melanggar hukum,” ujarnya.


Politisi lokal, Wang Ting-yu mengatakan kepada Reuters bahwa seorang wanita yang masih hidup setelah terkubur puing bangunan itu bernama Tsao Wei-ling. Seorang pria bernama Li Tsung-tian juga ditemukan masih hidup dan sedang berbicara dengan tim penolong.
 

Baca Juga :
Beda Gejala Infeksi Virus Zika Dengan Demam Berdarah | Satu Jenis Nyamuk, 3 Virus Berbeda
Prabowo Tidak Pernah Menyatakan KMP Bubar
Masih Ada Actor Lagi Di Balik Kasus Mirna | Perkembangan Kasus Mirna

Selama ini publik pun pasti bertanya-tanya soal runtuhnya sebuah bangunan 17 lantai yang runtuh pada saat Kota Tainan diserang gempa berkekuatan 6,4 SR pada hari sabtu yang lalu. Di mana selain meruntuhkan rumah susun tersebut, menurut laporan terakhir bencana yang terjadi pada dini hari ini setidaknya juga merusak sekitar 200 rumah atau hunian yang ada di kota bagian selatan Taiwan itu.

Bencana yang terjadi menjelang perayaan Imlek ini juga menyebabkan sekitar 484 orang terluka, 158 orang hilang (dalam pencarian) dan 230 orang pun berhasil diselamatkan hidup-hidup dan mengalami luka ringan. Namun, meski kinerja pemerintah dan regu penyelamat bisa dibilang cukup baik dalam menanggulangi bencana tersebut.

Akan tetapi, rasa penasaran masyarakat akan runtuhnya bangunan beton sebanyak 17 lantai itu memang tak bisa dibendung lagi. Di mana akhirnya, terkuak juga salah satu penyebab runtuhnya yang bakal membuat pemerintah Kota Tainan menjadi malu berat. Sebab selama ini ternyata bangunan beton itu tidak sesuai dengan standar bangunan 17 lantai yang layak huni, seperti dilansir melalui Dailymail.co.uk.

Bagaimana bisa layak huni, kalau struktur bangunan yang harusnya terbuat dari beton secara keseluruhan itu malah ditemukan kaleng minyak di bagian dalam beton bangunan. Waduh, kok bisa ada kaleng minyak seperti itu di dalam beton ya? Apakah selama ini kaleng minyak itu digunakan sebagai material tambahan bangunan?

Yap, benar seperti dugaanmu. Ternyata selama ini bangunan 17 lantai yang runtuh itu tidak dibangun dengan murni material beton. Akan tetapi, terlihat jelas sekali kalau di dalam pondasi beton berbagai sisi bangunan itu diisi dengan banyak sekali kaleng minyak.

Di mana, kaleng minyak tadi digunakan dan disusun rapi agar dapat menghemat atau mengurangi pemakaian beton itu sendiri. Alhasil, masyarakat di sana pun menduga bila biaya pembangunan rumah susun tersebut dikorupsi oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Waduh, kok masih ada saja orang-orang yang mau membahayakan nyawa masyarakat seperti ini ya. Bagaimana menurutmu? 

Sabtu, 06 Februari 2016

Gempa Di Taiwan | Berkekuatan 6,4 SR | Ratusan Orang Luka-Luka Dan Sebagian Meninggal



Di kutip dari situs resmi US Geological Survey usgs.gov. Taiwan selatan diguncang gempa dengan kekuatan 6.4 SR, yang terjadi dini hari tadi, sabtu 6 Februari 2016.

Gempa yang cukup kuat itu merusak banyak bangunan yang ada di di kota Tainan, Taiwan Selatan. Sementara US Geological Survey menuliskan di halaman resminya bahwa pusat gempa Taiwan tersebut berada di 28 KM Timur Laut Pingtung, Taiwan.

Beberapa kota yang dekat dengan lokasi gempa juga di perkirakan merasakan getarannya, seperti Kota Kaosiung dan sebagian wilayah Taiwan Selatan. Pemerintah kota setempat langsung membentuk tim tanggap darurat atas gempa yang berkekuatan 6.4 SR tersebut.

Media lokal Taiwan mengatakan, kerusakan bangunan terbanyak adalah dari sebuah perumahan di Taiwan Selatan. Namun hingga saat ini belum di laporkan berapa banyak korban akibat gempa tersebut.

Sebelumnya, Taiwan juga pernah diguncang gempa dengan kekuatan 7,6 skala Richter pada tahun 1999. Gempa tersebut menewaskan sedikitnya 2.300 orang.


Baca Juga :
Kedung Pedut | Jogja Istimewa | Jalan-Jalan Ke jogja
Hujan Es Melanda Barat Lereng Gunung Merapi
Kunjungan Jokowi Di Lokasi Teror | Teror Di Sarinah



Gempa bumi berkekuatan 6,4 SR di Tainan, Taiwan bagian selatan merubuhkan satu gedung apartemen berlantai tujuh. Akibatnya, ratusan orang terperangkap dalam bangunan yang hancur tersebut. Menurut media lokal, seperti disitat dari ITV, Sabtu (6/2/2016), 30 penghuni apartemen sudah berhasil dievakuasi dari reruntuhan. Sejauh ini, tidak ada korban meninggal maupun mengalami cedera serius. Namun begitu, pemerintah Kota Tainan sudah menaikkan status kota menjadi darurat bencana.

Getaran di Taiwan berhasil dideteksi oleh alat pendeteksi gempa milik Badan Geologi Amerika Serikat. Seismometer mencatat guncangan pertama mencapai 6,7 SR, tetapi selanjutnya menjadi 6,4 SR. Kekuatan gempa berpusat di 43 kilometer ke tenggara Tainan, yang dihuni oleh hampir dua juta orang. Sementara kedalamannya terbilang dangkal, hanya 10 kilometer dari permukaan tanah. Guncangannya terbilang hebat, karena diikuti empat kali gempa susulan.



Kasus Indra Bekti Dan Lalu Gigih Afsanofa | Pengakuan Reza Pahlevi | Cerita Reza Pahlevi Atas Pebutan Indra Bekti
London Love Story



Lima orang dinyatakan tewas akibat gempa hebat berkekuatan 6,4 skala richter (SR) di Taiwan yang merobohkan empat gedung besar. Namun, nasib para warga negara Indonesia (WNI) di Taiwan belum jelas.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia belum bisa mengkonfirmasi apakah ada WNI yang jadi korban dalam musibah di Taiwan. Kemlu menyatakan ada sekitar 17 ribu WNI tinggal di Taiwan.

“Sabtu dini hari (6/2/2016) telah terjadi gempa bumi berkekuatan 6,4 SR di Tainan, 300 km Selatan Taipei, Taiwan,” demikian keterangan tertulis Kemlu.

Kekuatan gempa besar itu terasa hingga di Taipei. Setidaknya empat gedung besar, termasuk bagunan apartemen ambruk. Kota Tainan sendiri diperkirakan berpenduduk 2 juta orang.

“Kami telah berkomunikasi dengan KDEI (kantor dagang dan ekonomi Indonesia) Taipei. Diperoleh informasi bahwa jumlah WNI yang terdata di wilayah tersebut sebanyak 17 ribu. Sekitar 16.800 di antaranya adalah TKI dan sisanya pelajar serta WNI lainnya,” lanjut keterangan Kemlu.

“KDEI sudah mencoba melakukan kontak dengan simpul-simpul WNI di Tainan namun hingga saat ini belum bisa dihubungi. Kemlu sudah meminta bantuan pihak KDEI untuk komunikasi dengan otoritas setempat dan jika perlu mengirimkan tim ke lokasi guna melihat kondisi terakhir dan kemungkinan kondisi WNI,” imbuh keterangan tertulis Kemlu.

Kantor berita Reuters melaporkan, data sementara lima orang dinyatakan tewas dan ratusan orang yang terjebak di gedung-gedung roboh sedang dievakuasi. Puluhan korban luka telah dibawa ke rumah sakit.

Selasa, 02 Februari 2016

Cuaca Ekstrim | Banjir Melanda Kawasan Jakarta Dan Sekitarnya




Kepala Pusat Informasi Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mulyono R Prabowo meminta masyarakat yang ada di Pulau Jawa mewaspadai berbagai potensi merugikan akibat cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.

"BMKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai peluang cuaca ekstrem terutama bagi wilayah yang rawan terdampak kejadian banjir, tanah longsor, pohon tumbang, banjir bandang di daerah dataran tinggi serta fenomena lainnya yang bersifat merusak," kata Prabowo di Jakarta, Senin (1/2).

Peringatan kewaspadaan juga ditujukan kepada seluruh pengelola dan pengguna jasa transportasi baik darat, laut maupun udara. Tujuan dari peringatan ini masyarakat lebih siaga dan selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui BMKG setempat.
Selain itu masyarakat agar tidak memaksakan melakukan perjalanan ketika berpeluang terjadi cuaca buruk dan gelombang tinggi laut di sepanjang jalur perjalanan.

BMKG memperkirakan dalam sepekan ke depan potensi hujan akan semakin meningkat khususnya di Jawa hingga Nusa Tenggara. Adanya daerah bertekanan rendah di utara Australia memberikan pengaruh tidak langsung di Indonesia dengan awan hujan akan semakin banyak terbentuk.

Kondisi tersebut mengakibatkan munculnya hujan lebat yang akan dominan terjadi khususnya di wilayah Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali dan kawasan Nusa Tenggara. Seiring dengan hal tersebut diperkirakan potensi angin kencang, petir dan hujan es juga akan terjadi di beberapa wilayah.

Wilayah Jakarta dan sekitarnya, kata dia, diperkirakan juga akan mengalami peningkatan curah hujan dalam seminggu ke depan dengan hujan cenderung berpeluang terjadi pada pagi dan muncul kembali pada sore hari dengan intensitas bervariasi antara sedang-lebat.

"Terutama di akhir pekan nanti di mana daerah sekitar Jabodetabek juga menunjukkan peluang hujan yang cukup tinggi," kata dia.

Pada awal Februari 2016 ini, lanjut dia, sebagian wilayah Indonesia sedang dalam masa puncak musim hujan. Kondisi atmosfer juga menunjukkan berbagai fenomena yang mendukung pembentukan awan hujan yang lebih intensif dalam beberapa waktu ke depan.

Hal itu ditandai dengan kondisi musim atau monsoon Asia yang intensif disertai kondisi seruakan dingin (masuknya massa udara dingin) yang terindikasi menguat. Bersamaan dengan itu juga diikuti dengan fase basah dari fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang memasuki wilayah kontinen maritim, termasuk Indonesia. Selain itu, daerah pertemuan masa udara terpantau terbentuk di sekitar Jawa hingga NTT.

Baca Juga : 
Kebakaran Di Belakang Alexis | Kebakaran Di Duga Akibat Korsleting Listrik
Polisi Lakukan Mediasi | Bentrok Di Medan
Virus Zika | Penyakit Demam Berdarah


Hujan yang mengguyur Bogor, Depok, dan Jakarta sejak Senin (1/2/2016) malam menyebabkan Kali Ciliwung meluap. Sejumlah permukiman warga yang berada di bantaran Kali Ciliwung pun terdampak luapan. Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Timur Iwan Samosir mengatakan, genangan mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 24.00 tadi malam. Hingga pukul 07.00, genangan masih terjadi di tiga kelurahan, yakni Cawang, Bidaracina, dan Kampung Melayu.

"Ciliwung meluap dan genangannya ke permukiman warga mulai pukul 12 malam. Hanya genangannya tidak separah dahulu. Sekarang ketinggian hanya maksimal 60 sentimeter di Kampung Pulo," ujar Iwan Samosir, Selasa (2/2/2016). Di Kelurahan Cawang, genangan terjadi di RT 06, 07, 08, RW 01. Kemudian, ada juga di RT 11 RW 02, RT 02 dan 04 RW 04, dan RT 11 RW 05. Selain itu, di Kelurahan Bidaracina, genangan terjadi di RT 05 dan 15 RW 07.

"Ketinggian genangan hanya sekitar 5-10 sentimeter," ucapnya. Sementara itu, di Kelurahan Kampung Melayu, genangan terfokus di Kampung Pulo, yakni di RT 10, 11, 12, 13 RW 01, dengan ketinggian genangan 20-40 sentimeter. Lalu, ada juga di RT 08, 09, 14, 15, dan 16 RW 02, di RT 01, 11, 12, 13, 14, 15, 16, RW 03, dengan ketinggian 40–60 sentimeter. Demikian halnya di RT 13/04, ketinggian 50 sentimeter, di RT 11/05 genangan 10-30 sentimeter, dan di RT 01, 04, 05, 16, RW 07, genangan hanya 5-10 sentimeter. Menurut dia, genangan terjadi karena adanya banjir kiriman dari Bogor, Jawa Barat, ditambah dengan hujan deras yang mengguyur Jakarta semalam sehingga luapan Ciliwung ini masuk melalui saluran air yang terhubung ke permukiman warga.

Jika cuaca Jakarta cerah, diperkirakan genangan ini akan surut sekitar pukul 12.00 siang nanti. Sebab, kondisi Ciliwung saat ini permukaannya masih tinggi. Namun, Jakarta masih diuntungkan dengan kondisi air laut yang kondisinya surut atau tidak sedang pasang.




 


Minggu, 31 Januari 2016

Kebakaran Di Belakang Alexis | Kebakaran Di Duga Akibat Korsleting Listrik




Permukiman padat penduduk di Jl Kampung Baru, Kebon Sayur, Kampung Bandan, Jakarta Utara terbakar. Saat ini api masih berkobar dan sedang dipadamkan.

Peristiwa ini berdampak pada perjalanan kereta api rel listrik (KRL) Commuter Line relasi Kampung Bandan-Kota.

"Untuk keamanan listrik aliran atas antara Stasiun Kampung Bandan - Jakarta Kota untuk sementara waktu dimatikan," demikian postingan Twitter KRL Commuter Line, @Commuterline, Selasa (26/1).

Selain karena aliran listrik harus dimatikan, di rel kereta kini dijadikan tempat warga korban kebakaran mengungsi. Belum dipastikan kapan perjalanan KRL kembali normal.

"KRL relasi Bogor/Depok - Jatinegara hanya beroperasi sampai dengan Stasiun Duri. Dijalankan KRL feeder antara Jatinegara - Kemayoran dan sebaliknya."

"PT KAI Commuter Jabodetabek ( KCJ) mengucapkan permohonan maaf atas gangguan perjalanan."


Baca Juga : 
Kereta Cepat Jakarta Bandung | Kereta Cepat Di Anggap Tidak Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Razia Narkoba | Penyeludupan Narkoba Jenis Happy Five Di Gagalkan
Tertangkapnya Jessica Kumala Wongso | Kasus Wayan Mirna Salihin


Ratusan bangunan rumah semi permanen di RT013/RW05 Kampung Baru, Kebon Sayur, Kampung Bandan, ludes terbakar di lahap si jago merah. Diduga kebakaran terjadi karena arus pendek listrik.

"Diduga korsleting listrik," kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penanggulangan Kota Administrasi Jakarta Utara, Satriadi Gunawan, kepada wartawan, Selasa (26/1).

Akibat kobaran api, sekitar tujuh ratus kartu keluarga kehilangan tempat tinggal. Lebih kurang luas kampung yang terbakar sekitar 2,5 hektare

"Laporan sekitar pukul 10 pagi, telah dikerahkan 24unit mobil damkar dari utara, 4 unit mobil dari barat, 3 unit mobil damkar dari pusat, 90 personel damkar telah dikerahkan," tambahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun sebanyak 1.500 jiwa kehilangan tempat tinggal mereka.

Saat ini, sedang dibangun posko pengungsian untuk korban kebakaran tersebut. Api telah berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.45 WIB.


 

Jumat, 29 Januari 2016

Banjir Di Jakarta | 34 Kelurahan Siaga Banjir



Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memprediksi Ibu Kota bakal terancam banjir pertengahan Februari mendatang. Kesiapsiagaan banjir-pun mulai diberlakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai tanggal 12 Februari 2016 hingga potensi hujan lebat di Jakarta benar-benar selesai.

Pada masa siaga itu, Ketua BPBD DKI, Saefullah menyampaikan pesan dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama agar semua jajaran Lurah, Camat, sampai Wali Kota tidak ada yang boleh cuti meninggalkan pekerjaan.
"Semua Lurah, Camat, dan Wali Kota tidak ada yang boleh cuti untuk sementara, tidak boleh juga berpergian jauh ke luar kota," ucap Saefullah menyampaikan amanah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat memberikan pengarahan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI di Balai Kota Jakarta, Kamis (28/01/2016).
Perkiraan Jakarta dilanda banjir di pertengahan Februari itu pun, kata Saefullah yang juga menjabat sebagai Sekda DKI, tidak bisa dianggap remeh. Sebab, berdasarakan ramalan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kondisi hujan lebat merata di Jakarta diperburuk dengan kondisi naiknya muka air di teluk Jakarta.
"Sejauh ini apa yang diramal BMKG benar-benar saja, dibilang hujan sore benar hujan, di timur hujan lebat benar hujan. Puncaknya itu 22 Februari, hujan diatas sana tinggi, di Jakarta tinggi, lautnya naik," ungkap dia.
Karena itu, sejak dini Pemprov DKI terus menggenjot kontigensi penanggulangan bencana dengan melibatkan seluruh lapisan aparatur.


Baca Juga : 
Badai Salju Di Amerika | Badai Salju Menewaskan 18 Orang
Harga Minyak Dunia | Naik Turunnya Harga Minyak Dunia
Obesitas Pada Anak | Pengertian Obesitas


Perkiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak banjir di DKI Jakarta akan jatuh pada tanggal 22 Februari 2016.

Selain disebabkan oleh hujan lebat merata di Jakarta, juga diperburuk lagi dengan kondisi naiknya muka air di teluk Jakarta.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah menjelaskan di Jakarta terdapat 34 kelurahan siaga banjir, yakni:
Jakarta Utara: Cilincing (Sukapura, Semper Barat, Semper Timur), Kelapa Gading (Pegangsaan Dua), Penjaringan (Kapuk Muara, Pluit), Tanjung Priok (Tanjung Priok, Sunter Agung, Warakas), Pademangan (Pademangan Barat).

Jakarta Barat: Cengkareng (Cengkareng barat, Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kaliangke, Rawa Buaya), Grogol petamburan (Jelambar Baru, Wijaya Kusuma), Kalideres (Tegal Alur), Tambora (Pekojan), Kebon Jeruk (Kedoya Selatan, Kedoya Utara).

Jakarta Selatan: Pancoran (Rawajati, Pengadegan), Tebet (Bukit Duri, Manggarai), Pesanggrahan (Ulujami)
Jakarta Timur: Cakung (Cakung Timur), Jatinegara (Bidara Cina, Kampung Melayu), Kramat Jati (Cawang, Cililitan).

"Sebanyak 34 kelurahan prioritas utama agar segera mengecek kesiapannya di lapangan. Lurah dijarang bepergian jauh pada bulan Februari. Lurah mulai tanggal 12 (Februari 2016) harus mulai siap siaga," kata Saefullah di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (28/1/2016).

"Para Wali Kota agar mengumpulkan lurah yang rawan kontijensi (Suatu keadaan yang diperkirakan akan segera terjadi) segera mengecek kesiapannya," lanjut dia.

Selasa, 26 Januari 2016

Hujan Es Melanda Barat Lereng Gunung Merapi

Selamat pagi semua, biarpun cuaca hari ini mendung, tapi tetap semangat ya buat jalani aktifitas.



Hujan es sempat terjadi di wilayah Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (25/1/2016). Hujan es disertai angin kencang itu sempat mengagetkan warga barat daya lereng Merapi. Sebelumnya, turun hujan deras disertai hujan es, dengan bongkahan es sebesar ujung ibu jari.

Hujan es terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Hujan es disertai angin kencang terjadi sekitar 10-an menit. Angin kencang datang bersama hujan butiran-butiran es jatuh.

"Butiran es-nya kecil-kecil, sebesar biji jagung besar sedikit," kata Mukhlis, warga Kaliurang, Srumbung, Magelang, Senin (25/1/2016).

Sebelum hujan turun, ungkap Mukhlis, awan mendung sudah tampak gelap. Tidak lama setelah sampai di rumah, langsung turun hujan disertai angin kencang.

"Butiran es saat kena genting rumah bunyinya kemerotak. Butiran es sempat terlihat di halaman rumah, tapi tidak lama kemudian langsung mencair," katanya.

Menurut dia, wilayah Srumbung yang dilanda hujan deras diantaranya wilayah Nglumut, Kradenan dan Kaliurang. Saat angin kencang ada beberapa pohon yang tumbang, namun tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan. Beberapa pohon tumbang seperti pohon Sengon ada di dekat Sungai Krasak dan kebun warga. Belum ada laporan mengenai korban jiwa dan kerusakan akibat angin kencang disertai hujan es dari BPBD Kabupaten Magelang.

Baca Juga :
Badai Salju Di Amerika | Badai Salju Menewaskan 18 Orang
Pemulangan Eks Gafatar | Pemulangan Eks Gafatar Di Nilai Tidak Efisien | Pemulangan Eks Gafatar Ke Jakarta

Senin, 25 Januari 2016

Badai Salju Di Amerika | Badai Salju Menewaskan 18 Orang

Hai-hai, selamat siang semua


Badai salju yang menghantam sebelas negara bagian di Amerika Serikat mengakibatkan 18 orang meninggal. “Satu orang meninggal karena serangan jantung saat menyekop salju,” kata ahli meteorologi, Steven Bowen.

Korban yang berjatuhan tersebut berasal dari sejumlah negara, seperti Tennesse, Kentucky, Maryland, Carolina Utara, Virginia, dan Washington, DC. Hal ini yang membuat pejabat di New York City dan Long Island melarang warganya keluar ruangan. Bahkan, di sejumlah wilayah, warga berbondong-bondong meninggalkan kotanya masing-masing.

Dari laman Weather.com, lebih dari 60 juta orang terimbas badai salju. Menurut catatannya, badai salju membentang dari Georgia sampai Massachusetts. Ini mengakibatkan sedikitnya 250 ribu rumah mengalami mati listrik. Parahnya, sekitar 10 ribu penerbangan dibatalkan secara nasional sejak Sabtu sore, 23 Januari 2016.

Penghentian penerbangan juga dilakukan di empat bandara paling padat: Bandara Philadelphia, Washington Dulles, Washington Reagan, dan Washington Internasional. Transportasi umum pun praktis dihentikan untuk sementara waktu.

Badai salju juga meluas dari New York sampai Rhode Island dan Massachusetts tenggara. Ketebalan salju yang turun mencapai dua kaki. Ketebalan ini membuat aktivitas lumpuh. Warga diimbau tidak berada di jalan raya.

Wali Kota Baltimore Stephanie Rawlings-Blake memerintahkan mobil tanpa rantai ban salju menjauhi jalan-jalan. Hal ini agar tidak mengganggu petugas melakukan pembersihan salju.

Wali Kota Washington Muriel Bowser mendesak warganya tidak berada di jalanan. Warga yang terjebak di jalanan diimbau tetap berada di dalam mobil.

Dia menuturkan terlalu banyak orang yang berjalan di tengah jalan. “Ini menghambat pekerjaan pembersih salju dan membahayakan diri mereka sendiri,” ucapnya.

Baca :
Pemulangan Eks Gafatar | Pemulangan Eks Gafatar Di Nilai Tidak Efisien | Pemulangan Eks Gafatar Ke Jakarta
Hamas Syahid Izzuddin | Penyakit Hamas Syahid Izzuddin | Hafiz Al-Qur'an
Kematian Mirna | Kronologis Kematian Mirna



Badan Meteorologi Amerika Serikat memperkirakan badai salju Jonas akan menjauhi negara ini dan menuju arah timur melintasi laut menuju Inggris. "Semoga badai salju akan bergerak lamban melewati Wales, Inggris barat laut dan selatan, serta Skotlandia, dari Selasa sampai Rabu, sebelum akhirnya berhenti di Rabu siang,” ujar juru bicara badan tersebut, Sabtu, 23 Januari 2016.

Narasumber tersebut menambahkan, udara hangat diharapkan akan memupus badai dan menjadikannya hujan lebat. Beberapa wilayah yang diberi peringatan akan mendapat curahan hujan sebesar 50-100 milimeter.

Sedangkan wilayah dataran tinggi, seperti Wales utara, Inggris barat laut, dan Skotlandia utara, mendapat curah hujan 150-200 milimeter. "Dengan demikian, ada potensi banjir dan genangan air di jalan-jalan. Angin selatan-barat yang kuat dan kencang juga akan terus berkembang," tuturnya.

Sebelumnya, diberitakan bahwa badai salju Jonas telah menyebabkan setidaknya 10 orang tewas dan ribuan orang terjebak di dalam rumah karena kepungan salju setinggi 2 kaki. Badai salju “Snowmageddon” yang menyebabkan kekacauan di Amerika Serikat itu kini dalam perjalanan menuju Inggris. Cuaca buruk tersebut sedikit demi sedikit diperkirakan akan berkurang saat melintasi pantai Inggris.

Meski begitu, badai salju Jonas tetap dikhawatirkan akan membawa risiko banjir. Beberapa kantor di Inggris telah mengeluarkan peringatan cuaca buruk untuk semua negara bagian, seperti Wales, barat laut Inggris, dan Skotlandia.

The US National Weather Service mengatakan badai salju Jonas telah melewati setidaknya 10 negara bagian di Amerika. Seorang meteorologis, Paul Kocin, membandingkan hal ini dengan "Snowmageddon" yang pertama dari dua badai salju yang mengempas Washington pada 2010. Kocin memperkirakan badai salju itu akan berkurang dan akhirnya menghilang pada akhir pekan ini. 

Baca Juga :
Meninggalnya Putra Susi Pudjiastuti | Panji Hilmansyah Di duga Terkena Serangan Jantung
Harga Xiaomi Redmi 2 | Spesifikasi Xiomi Redmi 2 | Harga Xiaomi Redmi 2
Natasha Willona | Kisah Cinta Natasha Willona Dan Steven William

resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut
Copyright © 2014 Berita pagi ini