Sabtu, 27 Februari 2016

Polisi Bunuh Dan Mutilasi Anak Kandungnya | Detik-detik Polisi Bunuh dan Mutilasi 2 Anak Kandung



Seorang anggota Polisi Brigadir Petrus Bakur membunuh dan memutilasi kedua anak kandungnya yang masih balita,  Febian (4) dan Amora (3) di rumah dinas Asrama Polres Melawi Gang Darul Falah, Kabupaten Melawi. Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Arianto membenarkan peristiwa keji itu. Dikatakan Arianto, peristiwa tersebut terjadi pada Jum'at (26/2) dini hari. ‎

Sekira pukul 00.15 Wib, Istri Pelaku bernama WINDRI yang tidur terpisah kamar dengan pelaku dan Korban terbangun dari tidurnya dan melihat Pelaku berdiri di depannya sambil memegang parang, kemudian Pelaku berkata "Mereka Baik, Mereka Mengerti, Mereka Pasrah. Maafkan papa ya, Dik". Istri Pelaku kemudian melihat ke dalam kamar yang digunakan oleh Pelaku dan Korban dan menyaksikan bahwa kondisi kedua korban sudah dalam keadaan tewas. 

Istri Pelaku kemudian keluar rumah dan mengetok-ngetok pintu Rumah Dinas yang ditempati oleh Brigadir Sukadi, aggota Sat Intelkam Polres Melawi untuk meminta pertolongan, dan kemudian Brigadir Sukadi yang sudah tidur terbangun dan membuka pintu lalu mengamankan Istri Pelaku ke dalam rumah dan mengunci pintu rumah. Kemudian, Brigadir Sukadi melihat Pelaku keluar rumah dan duduk di teras rumahnya, dan berkata "Sudah saya bersihkan, Bang. Saya menyerahkan diri".

Sekira pukul 00.20 Wib, AKP Sofyan, Kapolsek Menukung yang menginap di Rumdin Kasat Intelkam (samping rumah pelaku) mendengar suara ribut - ribut dari rumah pelaku. Kemudian membangunkan Kasat Intelkam Polres Melawi. Selanjutnya, Kasat Intelkam Polres Melawi serta Kapolsek Menukung mengecek ke rumah Pelaku dan melihat Pelaku sedang duduk bersama Brigadir Sukadi. Kemudian Kasat Intelkam Polres Melawi, menanyakan apa yang terjadi kepada Pelaku, dan Pelaku mengaku sudah membunuh Kedua Korban.‎

Sementara, dikabarkan Kapolda Kalbar Brigjen Pol Arief Sulistyanto dan rombongan saat ini sedang menuju ke Melawi ‎menggunakan perjalanan darat. Berdasarkan informasi yang dihimpun Pontianak Post, ‎kedua korban ditemukan dengan kondisi terpotong-potong bagian tubuhnya. Korban Fabian, mengalami luka pada leher, tangan kiri dan kanan terpotong diatas siku, kedua kaki terpotong diatas lutut. Sedangkan ‎Amora, perempuan, mengalami luka pada leher, kedua tangan terpotong diatas lengan, kedua kaki terpotong diatas lutut.

Sebelum pembunuhan keji itu dilakukan Brigadir Petrus, yang merupakan anggota Sat Intelkam Polres Melawi mendatangi rumah dinas Kasat ‎Intel AKP Amad Kamiludin di Asrama Polres Melawi dengan membawa kedua anaknya. Sesampai di rumah Kasat Intel, Brigadir Petrus Bakus & kedua anaknya hanya bertemu dengan Kapolsek Menukung AKP Sofyan yang saat itu menginap di rumah dinas Kasat Intel Polres Melawi.  ‎Kemudian Kapolsek Menukung bertanya, "ada apa..malam-malam bawa anak kesini...?" kemudian Brigadir Petrus Bakus menjawab "mau bertemu kasat pak..", dan dijawab oleh Kapolsek Menukung "kasat sudah tidur kus..". Kemudian Brigadir Petrus Bakus pun pamit pulang ke asrama.

Sekitar 15 menit kemudian terdengar teriakan istri Brigadir Petrus Bakus, kemudian Kapolsek Menukung beserta aggota Piket dan tetangga didekat asrama menghampiri, dan melihat Petrus Bakus sudah menyerahkan diri dan mengatakan kepada Kapolsek Menukung "siap saya salah pak...".

Setelah dicek kedalam rmh Brigadir Petrus Bakus ditemukan kedua anaknya sudah dalam keadaan meninggal dan termutilasi dibeberapa bagian tubuhnya (tangan, kaki & leher), sedangkan istri Brigadir Petrus Bakus an. Windri Hairin Yanti sudah melarikan diri (menyelamatkan diri) ke Rumah Dinas Kapolres Melawi.‎

Baca Juga:
Menpora Kaji Rencana Pencabutan Pembekuan PSSI | Agum: PSSI Akan Diaktifkan Lagi
Ini Strategi Marketplace Bukalapak | Bukalapak.com Menggelar Programming Contest
Pengacara: Saipul Jamil adalah Korban | DS Korban Dugaan Pencabulan Saipul Jamil Dikenal Mudah Bergaul

Suasana di sebuah rumah di Gang Darul Falah, Asrama Polres Melawi, Pontianak, Kalimantan Barat, mencekam. Pukul 00.15 WIB, di saat warga yang lain tertidur, seorang wanita berinisial W berusaha menyelamatkan diri dari rumah itu. Sang suami, Brigadir Petrus Bakus anggota Satuan Intelkam Polres Melawi, baru saja membunuh dan memutilasi kedua anak kandungnya yang masih berusia 3 dan 5 tahun.

W menggedor-gedor pintu rumah dinas Brigadir Sukadi, anggota Satuan Intelkam Polres Melawi yang berada di sebelah untuk meminta pertolongan. Brigadir Sukadi pun terbangun, membuka pintu rumah dan mengamankan W ke rumah. Dia lalu mengunci pintu.

Kemudian, Brigadir Sukadi melihat pelaku duduk di teras rumahnya. Saat itu, pelaku berkata, "Sudah saya bersihkan, Bang. Saya menyerahkan diri. "Pada saat yang hampir bersamaan, pukul 00.20 WIB, Kapolsek Menukung AKP Sofyan yang menginap di Rumdin Kasat Intelkam --samping lain rumah pelaku-- mendengar keributan. Kemudian, dia membangunkan Kasat Intelkam Polres Melawi.

Keduanya segera mengeceknya. Mereka melihat pelaku sedang duduk bersama Brigadir Sukadi. Kemudian, Kasat Intelkam Polres Melawi menanyakan apa yang terjadi, dan pelaku mengaku telah membunuh buah hatinya. Sebelumnya, Brigadir Petrus membunuh dan memutilasi 2 anak balitanya. Dia kemudian mendatangi istrinya, W, sembari membawa parang. Dia kemudian berkata, "Mereka baik, mereka mengerti, Mereka Pasrah. Maafkan papa ya, Dik."

Kata-kata Brigadir Petrus membuat W tambah kaget. W bergegas ke kamar yang biasa digunakan Brigadir Petrus dan kedua anaknya. W pun shock. "Ketika itu istrinya minta waktu untuk menengok anaknya, dan diberitahu oleh suaminya kalau anak-anaknya sudah meninggal. Kemudian istrinya meminta diambilkan minum sebelum dibunuh," tutur Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Ajun Komisaris Besar Arianto.

Kapolda Kalbar Brigadir Jenderal Polisi Arief Sulistyanto mengatakan, berdasarkan keterangan W, Brigadir Petrus dalam seminggu terakhir ini kerap marah-marah sendiri di dalam rumah. "Di rumah seperti ada makhluk halus yang mendatangi dan bercerita sering mendapat bisikan," kata Arif saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jumat (26/2/2016).

Gejala skizofrenia tersebut rupanya sudah diidap Brigadir Petrus sejak berusia 4 tahun. "Pada saat kecil umur 4 tahun, sering mengalami kejadian serupa dan badan terasa kedinginan," terang Arif.

 
 

Jumat, 26 Februari 2016

Menpora Kaji Rencana Pencabutan Pembekuan PSSI | Agum: PSSI Akan Diaktifkan Lagi



Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Imam Nahrawi, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, dan ketua Komite Ad-hoc Reformasi PSSI, Agum Gumelar, mengadakan pertemuan dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta, Rabu (24/2) petang. Dalam pertemuan itu kembali dibahas mengenai solusi penyelesaian masalah sepakbola Indonesia. Baik Wapres, Agum, maupun Menpora kembali memberikan penjelasan di hadapan Presiden Jokowi poin penting masing-masing pihak, tentang tujuan reformasi dan kelanjutan dipertahankannya PSSI bagi kepentingan di berbagai event internasional. 

"Setelah tidak terlalu lama saling berdiskusi (jam 17.00 sd 17.40 WIB), Presiden memberi arahan pada Menpora untuk dalam satu dua hari ini mengkaji bagi kemungkinan rencana pencabutan pembekuan terhadap PSSI," tulis Kemenpora, dalam rilis mereka kepada wartawan, Rabu (24/2). "Menpora langsung menyanggupi arahan Presiden untuk langsung mengkaji rencana pencabutan pembekuan ini, dan sesegera mungkin akan melaporkan kepada Presiden," tambahnya.

Nantinya, Menpora akan melakukan kajian dalam berbagai aspek, dan tetap mengedepankan reformasi atau pembenahan tata kelola sepakbola nasional. Di lain pihak, Agum bakal segera melaporkan hasil pertemuan tersebut kepada FIFA. "Artinya, kabar baik, PSSI akan diaktifkan kembali," ujar Agum, usai pertemuan.
Dia pun tak menutup kemungkinan bakal digelar Kongres Luar Biasa PSSI. "Bukan tidak mungkin, tapi harus memenuhi syarat dan melalui jalur Statuta FIFA," pungkasnya.

Sebelumnya, FIFA memberikan perpanjangan waktu untuk Indonesia dalam menyelesaikan masalah sepakbolanya. Sehingga kasus Indonesia tidak akan dibahas dalam Kongres Luar Biasa FIFA, 26 Februari nanti. Jika masalah ini tidak selesai juga, FIFA akan membahasnya pada Kongres Biasa FIFA di Meksiko, 12 Mei nanti. Sanksi yang akan diberikan pun bakal lebih berat.

Baca Juga :
 Warga Kalijodo Ungkap Anak Panah di Kalijodo Untuk Menyambut Ahok | Turunkan TNI ke Kalijodo, Ahok Pakai Jurus Orba?
Kebakaran di Jaya Plaza Kosambi Hampir Sama Seperti yang Terjadi di Kings | Petugas Damkar Bertahan di Jaya Plaza
ISIS 'memecah belah' kelompok militan Indonesia

 

Ketua Komite Ad-Hoc Reformasi PSSI Agum Gumelar menyatakan organisasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan dihidupkan lagi menyusul pertemuan dengan Presiden AFC Salman Bin Ibrahim di Kuala Lumpur, Malaysia, pekan lalu. Selain itu, Agum juga telah bertemu perwakilan FIFA dan Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA) Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah.

“Kabar baik. PSSI akan diaktifkan kembali. Kalau pun akan diselenggarakan Kongres Luar Biasa, harus melalui statuta,” kata Agum di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/2). Agum berada di Istana untuk melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang hasil pertemuan Komite Ad-Hoc Reformasi PSSI dengan jajaran petinggi AFC, FIFA, dan OCA di Malaysia, beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, KLB yang akan digelar dalam waktu dekat akan berpedoman pada Statuta FIFA. Sikap itu ditempuh untuk mencegah terjadinya masalah yang tidak diinginkan. “KLB kalau sesuai jalur Statuta FIFA tidak masalah, pegangannya kita kembali ke sistem.‎ Harus sesuai Statuta FIFA,” katanya. 

 

Kamis, 25 Februari 2016

3 Fraksi Minta Revisi UU KPK Dicabut, Ketua DPR: Tunjukkan di Rapat | Hanura Sudah Prediksi Jokowi Balik Badan Soal Revisi UU KPK

 

Tiga fraksi mendesak agar revisi UU KPK dicabut dari Prolegnas. Ketua DPR Ade Komarudin meminta sikap mereka itu dibuktikan dalam forum resmi.

"Segala sesuatu jangan disampaikan sebelum diproses secara politik. sikap yang penting itu dari manapun fraksinya adalah pada saat rapat di AKD," kata Ade di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/2016).

Untuk mencabut suatu RUU, perlu ada revisi Prolegnas di rapat Badan Legislasi. Saat itulah fraksi-fraksi bisa membuktikan ucapannya. "Mencabut itu pada saat rapat Baleg dengan Menkum HAM, bukan untuk sekadar pernyataan kepada publik. Buat saya, itu yang paling penting. Itu faktanya di lapangan," ujar politikus Golkar ini.

Hingga saat ini, desakan agar revisi UU KPK dicabut dari Prolegnas disampaikan oleh Fraksi Gerindra, PKS, dan PAN. Fraksi PAN menilai pencabutan ini untuk menghentikan kegaduhan.

"Untuk menghentikan kegaduhan yang setuju dan yang tidak, Fraksi PAN mendesak DPR dan pemerintah untuk mencabut revisi UU KPK dari prolegnas," kata Sekretaris F-PAN Yandri Susanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2016).

Baca Juga :
 Warga Kalijodo Ungkap Anak Panah di Kalijodo Untuk Menyambut Ahok | Turunkan TNI ke Kalijodo, Ahok Pakai Jurus Orba?
Rio Haryanto Tak Hanya Mewakili Indonesia tapi Pengin Berprestasi di F1
ISIS 'memecah belah' kelompok militan Indonesia

Politikus Hanura Sarifuddin Sudding ‎yakin bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan balik badan terhadap revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) jika mendapat penolakan dari masyarakat. Sudding pun mengaku sudah memprediksi itu sejak lama.

"Saya dari awal sudah memprediksi ketika ada penolakan publik, saya kira Jokowi akan balik badan dan saya yakin itu," ujar anggota Komisi III DPR ini di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/2/2016).‎

Sudding berpendapat, pemerintah atau Presiden Jokowi memiliki kewenangan untuk menolak revisi UU KPK. "Seperti kejadian sebelumnya bahwa itu dikeluarkan dari Prolegnas oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly selaku pihak pemerintah‎," tuturnya.

Adapun mengenai keinginan Fraksi Partai Gerindra yang meminta revisi UU KPK itu dicabut dari Prolegnas Prioritas 2016, Sudding berpendapat itu perlu persetujuan dari DPR dan pemerintah. "Kalau memang Jokowi atau pihak pemerintah tegas melakukan penolakan, karena setiap RUU masuk Prolegnas harus mendapat persetujuan kedua belah pihak," ucapnya.

Diketahui, hasil rapat konsultasi Presiden Jokowi bersama pemimpin DPR di Istana Negara, Jakarta, kemarin, disepakati bahwa pembahasan revisi UU KPK ditunda. Rapat Paripurna DPR hari ini batal membahas nasib revisi UU KPK. Paripurna DPR hari ini hanya membahas rancangan Undang-undang tentang Tabungan Perumahan Rakyat.


Bareskrim Akan Panggil Ahok Hari Ini Setelah Tetapkan Tersangka Baru Kasus UPS ! | Ahok Akhirnya Penuhi Panggilan Bareskrim Untuk Jadi Saksi Kasus UPS Setelah Penetapan Tersangka Baru !


Kasus penggelapan dana dalam pengadaan Uninterrutible power supply (UPS) masih dalam proses penyidikan. Hari ini, Kamis, 25 Februari 2016 pihak Bareskrim Mabes polri telah menjadwalkan untuk kembali memanggil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dalam kasus UPS ini Ahok berperan sebagai saksi. Pemanggilan yang dilakukan oleh pihak polisi tersebut dikarenakan telah ditetapkannya tersangka baru dalam kasus UPS ini.
Ahok pun telah menjelaskan, walaupun pihak penyidik telah menetapkan tersangka baru dan memanggil dirinya kembali, namun penyidik belum memberitahukan kepada Ahok siapa dan jumlahnya berapa. Pemanggilan yang dilakukan ini hanya untuk memberikan keterangan tambahan kepada Ahok.
setelah Ahok memberikan kesaksiannya di pengadilan beberapa waktu yang lalu, pihak jaksa merasa perlu adanya tambahan untuk dapat menetapkan tersangkanya. Karena itu penyidik kembali melakukan pemeriksaan.

Dan akhirnya telah menemukan dan menetapkan bahwa adanya tersangka baru dalam kasus UPS ini. pihak Bareskrim Polri juga akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait dalam kasus penggelapan uang pengadaan UPS.

Menurut keterangan dari Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Agus Rianto, Gubernur Ahok akan menjalani pemeriksaan pekan ini. dalam pemeriksaan ini Ahok akan dimintai keterangan lebih lanjut terkait dengan adanya tersangka baru.

Ditetapkannya tersangka baru dalam kasus UPS ini menunjukkan perkembangan proses penyidikan yang selama ini dilakukan oleh pihak Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Akan tetapi, belum ada rincian tentang kapan tersangka tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.

Bukti-bukti yang membuat polisi menetapkan adanya tersangka baru juga belum dibeberkan. Sampai saat ini telah adaa beberapa saksi yang telah diperiksa dan dimintai keterangan dalam kasus penggelapan dana pengadaan UPS tersebut.

Ahok merupakan salah satu saksi yang pernah memberikan keterangan dipengadilan. Pasalnya dalam kasus UPS tersebut terdapat tanda tangan Ahok yang berarti menyetujui pengadaan UPS, akan tetapi Ahok mengatakan tidak tahu mengenai masalah tersebut.

Baca Juga :
Aburizal Sakit, Rapat Pleno Pengesahan Munas Golkar Ditunda | Bagi-bagi Dolar Sampai 'Gratifikasi' Jet Pribadi
Kebakaran di Jaya Plaza Kosambi Hampir Sama Seperti yang Terjadi di Kings | Petugas Damkar Bertahan di Jaya Plaza
ISIS 'memecah belah' kelompok militan Indonesia

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali dipanggilan oleh Bareskrim Polri, dan pagi ini ia memnuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan. Dalam panggilan kedua ini, Ahok masih akan diperiksa sebagai saksi dari kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada APBD DKI 2014.

Terlihat Ahok tiba di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (25/2/2016) sekitar pukul 08.00 WIB. Namun demikian Ahok enggan untuk memberikan komentar lebih lengkap mengenai pemeriksaan yang ia jalani. Dari keterangannya, ia hanya mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tak ada persiapan apa-apa, hanya memenuhi panggilan untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus UPS.

Belum diketahui bahwa pemanggilan Ahok ini apakah akan ada penetapan tersangka kasus UPS yang baru, menigngat sebelum telah ditetapkan sebagai tersangka ada  lima orang. Untuk kasus ini Bareskrim sudah menetapkan beberapa tersangka yakni mantan Kasi Prasarana dan Sarana Sudin Pendidikan Jakarta Menengah Jakarta Barat Alex Usman, PPK pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat Zaenal Soleman, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Firmansyah, anggota DPRD DKI Fahmi Zulfikar.

Sebelumnya Ahok juga telah mengungkapkan bahwa ia akan kembali mendtangi Bareskrim Polri untuk memenuhi panggilan penyidik. Namun dari perkiraannya, ppanggilan kali ini mungkin kesaksiannya untuk menetapkan tersangka baru dari kasus UPS.

Ahok ketika di Balai Kota kemarin, Rabu (24/2/2016), menungkapkan bahwa kemungkinan pemeriksaan yang akan ia jalani hari ini bisa lebih cepat mengingat ia sebagai saksi. Mungkin dengan kesaksiannya kali ini akan meberikan kunci bahwa akan ada lagi tersangka kasua UPS. Sebelumnya pada pemanggilan pertama, Ahok dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Alex Usman namun kali ini lain orang lagi. Ahok juga sudah pernah dipanggil bersaksi di pengadilan Tipikor untuk kasus yang sama dengan tersangka Alex Usman.

Diketahui baru Alex Usman saja yang kasusnya disidangkan di pengadilan Tipikor. Untuk perkara ini, Alex Usman didakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan 25 UPS untuk 25 sekolah SMA/SMKN pada Suku Dinas Pendidikan Menengah Kota Administrasi Jakarta Barat pada APBD Perubahan Tahun 2014. Kerugian keuangan akibat kasus ini diperkirakan Rp 81 miliar.

 
 

Rabu, 24 Februari 2016

Korban Sebut Saipul Jamil Tunjukkan Video Porno Sebelum Pelecehan Terjadi | Jawaban DS Saat Dicecar Kasus Pencabulan Saipul Jamil

 

Lewat acara 'Indonesia Lawyer Club' (ILC) yang ditayangkan TV One, Selasa (23/2) malam, runtutan kejadian pelecehan yang diduga dilakukan Saipul Jamil terhadap remaja pria terungkap.

Ternyata ada kejadian tak mengenakkan sebelum pelecehan di pagi buta 18 Februari lalu itu terjadi. Pengacara korban, Osner Johnson Sianipar menyebut sang pedangdut menunjukkan video porno yang membuat kliennya risih.

"Bang Ipul ini memgang handphone dan memutar video yang tak diinginkan (korban) di mobil Bang Ipul. Dia sudah merasa gerah tapi dia positif saja," tutur Osner. Video panas itu diketahui merupakan film sesama jenis. "SJ sebetulnya konsumsi video sesama jenis untuk konsumsi dia sendiri. Korban tak nyaman," tambahnya dikonfirmasi lagi via ponsel, Rabu (24/2).

 Setelah sampai di rumah pada malam harinya, Ipul langsung meminta pijit kepada korban. Kemudian seperti yang telah diutarakan berulang-ulang, kejadian tak mengenakkan itu terjadi pada pukul 04.00 WIB. Korban sempat berteriak dan Ipul kembali ke kamarnya.

Kemudian dialog kecil terjadi antara sang pedangdut dan korban yang sebenarnya adalah fans. "Bang Ipul kok tega ngelakuin saya begitu?" tiru Osner soal ucapan kliennya. "Sudahlah, saya tadi membangunkan kamu, kamu mandi aja deh nanti saya kasih uang," sambung Osner menirukan ucapan Saipul sesuai versi pengakuan korban.

Setelah itu, korban langsung kabur dan diantar petugas keamanan melaporkan Ipul ke Polsek Kelapa Gading. Lewat pengacara barunya, Ipul yang awalnya mengakui semua perbuatannya kini meralat keterangannya. Mantan suami Dewi Persik itu membantah telah melakukan tindakan pelecehan.

Sementara Kapolsek Metro Kelapa Gading, Kompol Ari Cahya Nugraha yang juga hadir di forum 'ILC' itu kembali menegaskan bahwa Saipul memang mengakui tuduhan korban sejak awal diperiksa. "Sampai saat ini pengakuannya tidak berubah. Tapi kalau mau mengubah BAP silakan," ujar Ari.

Kapolres Jakut, Kombes Pol Daniel Bolly Hyronimus Tifaona juga menegaskan, pihaknya memiliki empat alat bukti untuk menjerat Ipul. Ia memastikan kasus ini akan melalui proses pengadilan. "Kalau ada yang menyebut kami cuma memiliki dua alat bukti, kami memiliki empat alat bukti. Jadi silakan saja kalau mau ubah BAP," tegas Daniel.

Baca Juga :
Kebakaran di Jaya Plaza Kosambi Hampir Sama Seperti yang Terjadi di Kings | Petugas Damkar Bertahan di Jaya Plaza
Pengacara: Saipul Jamil adalah Korban | DS Korban Dugaan Pencabulan Saipul Jamil Dikenal Mudah Bergaul
Rio Haryanto Tak Hanya Mewakili Indonesia tapi Pengin Berprestasi di F1


Hingga saat ini DS, remaja 17 tahun yang mengaku dicabuli Saipul Jamil belum sekali pun bicara atau muncul di media. Dalam KUHAP dan Undang-undang Perlindungan Anak, DS memang wajib dilindungi. Setelah dimintai keterangan polisi dan menjalani visum di RS. Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, DS tinggal di rumah kakaknya yang dianggap aman.

DS yang belum berani bersekolah, sementara tidak tinggal di rumah ibunya, untuk memulihkan trauma. Juga untuk menghindari kejaran media. Keluarga DS, dalam hal ini kakak iparnya yang berinisial RP, Selasa (23/2) malam hadir dalam program Indonesia Lawyers Club (ILC) Di acara tersebut RP menceritakan bahwa dirinya sempat bertanya kepada DS tentang peristiwa pencabulan yang dia adukan ke polisi. Pertanyaan itu, kata RP, dia ajukan secara berulang-ulang.

DS kemudian meyakinkan sang kakak ipar bahwa dirinya tidak mengarang cerita. "Dia (DS) bilang, 'Ya Allah kak, Demi Allah. Aku bersedia divisum. Masa sih kalau aku macem-macem aku bersedia divisum. Sama aja aku cari mati'," RP menirukan ucapan DS. RP memastikan DS tidak mencari sensasi atau popularitas, seperti yang didengungkan beberapa pihak beberapa waktu belakangan.

"Kalau dia mau cari populer, pasti dia sudah speak up. Tapi ini kan dia ketakutan," bilang RP. Menurut RP, DS hingga saat ini masih takut untuk keluar rumah. Dia takut dengan tanggapan miring masyarakat tentang laporannya terhadap Saipul Jamil. 

 

Aburizal Sakit, Rapat Pleno Pengesahan Munas Golkar Ditunda | Bagi-bagi Dolar Sampai 'Gratifikasi' Jet Pribadi

 

Rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar , Rabu (24/2/2016) sore, ditunda. Sedianya, rapat pleno beragendakan pengesahan keputusan rapat harian sebelumnya tentang penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar. Penundaan itu dilakukan lantaran Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang seharusnya memimpin rapat pleno sedang sakit sehingga tidak dapat datang dan memimpin rapat pleno tersebut.

"Melalui Saudara Idrus Marham, beliau tidak dapat hadir karena kurang sehat. Sedianya, beliau yang memimpin," ujar Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono saat mewakili Aburizal membuka rapat pleno yang digelar di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (24/2/2016).

Karena menilai bahwa agenda rapat cukup penting, Agung merasa, semua pihak harus hadir dalam rapat kali ini. Oleh karena itu, dia pun mengusulkan agar rapat pleno ditunda. "Saya meminta kesediaan untuk menunda rapat pleno hari ini, ya," lanjut Agung.

Sejumlah pengurus partai berlambang pohon beringin itu sontak bertepuk tangan riuh. Ada yang berteriak, "Hidup Agung! Hidup, Agung!", "Kalau sudah bertepuk tangan semua begini, ya berarti setuju semua," ujar Agung yang kemudian menutup sidang dengan mengetukkan palu.

Salah satu Ketua DPP Partai Golkar, Yorrys Raweyai, mengatakan, rapat pleno hari ini merupakan momen penting pra-Munas Golkar. Rapat pleno ini sedianya mengesahkan keputusan rapat pengurus harian yang digelar pada Selasa (23/2/2016) kemarin. "Misalnya soal siapa penyelenggara munas dan tata caranya. Meskipun bisa berubah, agak sulit ya karena mayoritas tidak ada yang menolak," ujar Yorrys.

Baca Juga :
 Warga Kalijodo Ungkap Anak Panah di Kalijodo Untuk Menyambut Ahok | Turunkan TNI ke Kalijodo, Ahok Pakai Jurus Orba?
Nekat, Pengoplos Masih Produksi | Masih Banyak Beredar Miras Oplosan di Bantul
Kebakaran di Jaya Plaza Kosambi Hampir Sama Seperti yang Terjadi di Kings | Petugas Damkar Bertahan di Jaya Plaza

Sulit melepas citra Partai Golkar sebagai partai yang glamor. Menjelang munas, bukan isu ecek-ecek yang bergulir, dari bagi-bagi dolar sampai tudingan grafitikasi konsolidasi dengan jet pribadi.

Ketua DPD I Golkar yang mengeluhkan adanya caketum Golkar yang melobi DPD II Golkar di wilayah Sulawesi Utara dengan sejumlah lembaran uang dolar. Dolar itu konon ditukar dengan surat dukungan maju sebagai caketum Golkar. "Pengakuannya SGD 10.000 untuk 1 DPD II. Kan rusak Partai Golkar kalau begini," kata Nurdin Halid yang menerima pengaduan dari DPD I Golkar, Kamis (18/2/2016).

Para ketua DPD I kemudian menggalang dukungan untuk membersihkan munas dari politik transaksional. Belakangan dorongan DPD I Golkar yang didukung sejumlah caketum ini disetujui oleh Ketum Golkar Aburizal Bakrie. Ical akan menyurati KPK secara resmi meminta lembaga pemberantas korupsi itu mengawasi Munas Golkar.

Kenapa perlu melibatkan KPK? Karena memang isu money politics di Munas Golkar tak sesederhana itu. Bendahara Umum Golkar Bambang Soesatyo mengungkap ada rumor harga sebuah suara di Munas Golkar sampai Rp 1 miliar. Terdengar fantastis, tapi bagi elite Golkar sudah biasa.

Isu money politics bukan satu-satunya isu yang memanaskan pertarungan menjelang Munas Golkar. Caketum Golkar Ade Komarudin yang belum lama duduk di kursi Ketua DPR menggantikan Setya Novanto dihempas isu panas. Ade Komarudin dilaporkan ke MKD DPR terkait dugaan gratifikasi penggunaan jet pribadi.

Tim suksesnya, Bambang Soesatyo, langsung membela. Bambang menuturkan kepergian dengan jet pribadi ke sejumlah wilayah itu bukanlah gratifikasi, karena jet perusahaan Bambang Soesatyo yang digunakan. Ade Komarudin pun tak tinggal diam, Ketum SOKSI ini langsung menuding ada pihak yang bermain menjelang munas.

"Saya maklum ini pasti manuver yang dikembangkan oleh beberapa teman yang mungkin kalau saya mencalonkan merasa terganggu, merasa tersaingi. Adalah biasa yang pasti main-main (bermanuver)," kata Akom kepada wartawan di Gedung DPR, kemarin Selasa (23/2/2015).

Pertarungan pun semakin memanas jelang Munas Golkar. Sepertinya tak hanya dua isu itu yang bakal terlontar sebagai senjata saling menjatuhkan caketum Golkar. Jika belum munas sudah sepanas ini, apakah munas benar-benar akan menyelesaikan perpecahan Golkar?
 
 

Selasa, 23 Februari 2016

Nekat, Pengoplos Masih Produksi | Masih Banyak Beredar Miras Oplosan di Bantul



Meski keberadaan miras oplosan saat ini tengah menjadi sorotan, ternyata tak membuat para pengoplos miras lainnya jera.
Buktinya, dari hasil operasi yang digelar secara serempak oleh Polres Bantul beserta jajarannya, sebanyak  sembilan jeriken beragam ukuran berhasil disita. Dalam jeriken itu masing-masing berisikan minuman beras tradisional (ciu) oplosan siap jual.

Wakapolres Bantul Kompol Qory Okto Handoko mengatakan, paska-disorotnya miras oplosan beberapa pekan terakhir memang membuat peredaran miras oplosan di Bantul menjadi menurun. Para penjual dan pengoplos yang semula menjadi target operasi memang banyak yang memilih untuk tak melanjutkan bisnis haramnya itu. “Tapi nyatanya masih ada yang nekat. Mereka lah yang kami jaring ini,” katanya saat menggelar jumpa pers di Aula Polres Bantul, Jumat (19/2/2016) siang.

Baca Juga :
 Warga Kalijodo Ungkap Anak Panah di Kalijodo Untuk Menyambut Ahok | Turunkan TNI ke Kalijodo, Ahok Pakai Jurus Orba?
Air Terjun Jumog Karanganyar, Dijuluki sebagai “The Lost Paradise”
ISIS 'memecah belah' kelompok militan Indonesia



Banyaknya penenggak minuman keras (miras) oplosan yang tewas agaknya tak membuat para pengedarnya kapok. Buktinya, peredaran minuman terlarang itu seolah tak ada habisnya di wilayah Bantul. Setiap kali digelar razia, aparat selalu berhasil menyita ratusan botol. Baik minuman beralkohol kemasan pabrik, maupun jenis yang tanpa merek.

Hal itu tampak pada hasil operasi narkoba 2016 yang dilakukan jajaran polres Bantul hingga 14 Februari. Sedikitnya 913 botol miras disita dari 17 wilayah polsek. “Kami juga menyita 123 gram ganja dari tiga tersangka,” ujar Kasat Res Narkoba AKP Rudy Prabowo di aula Mapolres Bantul kemarin (19/2). Satu dari tiga tersangka berinisial A merupakan target operasi polisi. Laki-laki 24 tahun tersebut warga Magelang, Jawa Tengah yang diketahui menjadi pengedar barang haram itu. 

“Tersangka A mendapatkan suplai ganja dari Surabaya, kemudian diedarkan di wilayah Jogjakarta,” jelasnya
Dari A, polisi melakukan pengembangan penyelidikan. Dua tersangka lain berinisial  D,26 dan A alias Jomblo,29 berhasil ditangkap. Keduanya warga Bantul.

Wakapolres Bantul Kompol Qori Okto Handoko menambahkan, selama operasi narkoba, anggota Satreskrim menggiatkan operasi curat Progo 2016. Hasilnya, sebanyak tujuh tersangka ditangkap. Tiga diantaarnya target operasi. “Empat lainnya pengungkapan perkara baru,” jelasnya. Dari para tersangka polisi memperoleh barang bukti berupa laptop dan telepon seluler.

Belum puas dengan hasil operasi, Qori berharap lebih peran serta masyarakat dalam upaya menjaga stabilitas kamtibmas. Mantan Kapolsek Depok Timur Sleman itu menegaskan bahwa operasi merupakan bentuk upaya represif.  “Yang terpenting justru langkah prefentif. Upaya ini mustahil tercapai tanpa peran aktif masyarakat,” tutur perwira menengah degan melati satu di pundak.

Warga Kalijodo Ungkap Anak Panah di Kalijodo Untuk Menyambut Ahok | Turunkan TNI ke Kalijodo, Ahok Pakai Jurus Orba?



Berita terkini terkait penertiban di kawasan Kalijodo semakin seru dan menarik. Baru-baru ini ada kabar bahwa aparat keamanan yang tergabung antara TNI dan aparat kepolisian mendapatkan sejumlah bukti senjata tajam yang tersimpan di Kalijodo termasuk busur dan anak panah.

Terungkap bahwa sebenarnya anak panah ini disiapkan untuk menyambut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jika datang ke kawasan Kalijodo. Dilansir dari Kompas, Senin (22/2/2016), seorang warga Mawar (bukan nama sebenarnya) menceritakan bahwa pada tahun 2015 kabarnya bakal ada penertiban di Kalijodo.
Kabar berita itu menyebar luas diantara warga membuat salah satu kelompok besar di Kalijodo bersiap dengan menyiapkan busur dan anak panah. Target utamanya warga adalah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, akrab dipanggil Ahok.Ternyata kabar akan ada penertiban di Kalijodo waktu itu tidak terjadi. Entah alasan apa, kabar Ahok akan datang ke Kalijodo juga tidak terjadi.

Sementara perlengkapan dan senjata tajam termasuk busur dan anak panah sudah terlanjur dibuat. Sekarang giliran sungguh-sungguh bakal ada penertiban di kawasan Kalijodo dengan mulai dikeluarkannya SP1, Ahok pun tetap tak datang. Yang datang adalah TNI dan polisi senjata lengkap yang bekerjasama membantu Pemprov DKI untuk melakukan operasi penyakit masyarakat lebih dahulu.

Alhasil ditemukanlah berbagai senjata tajam, busur dan anak panah yang menurut mawar, “Beruntung Ahok enggak ke sini.”

Baca Juga :
Pisah Sambut Dandim 0413 Bangka: Dari Cerita Kerusuhan Hingga Banjir | Ogah Terisolir, Korban Banjir Bangka Tengah Bangun Jembatan Darurat
Revisi UU KPK Lemahkan Pemberantasan Korupsi di Sektor Sumber Daya Alam | Demokrat Konsisten Tolak Revisi UU KPK
Ancaman Teror Sianida, Badrodin: Terinspirasi Kasus Mirna | Polisi: Belum Ada Tersangka Baru 

Mantan juru bicara Presiden RI Keempat Gus Dur, Adhie Massardie mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam menertibkan kawasan Kalijodo.
"Saya meminta kepada Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta untuk menghormati hak-hak sipil, dan tidak lagi menggunakan kekuatan militer termasuk polisi Brimob bersenjata lengkap untuk menghadapi warga masyarakat yang kawasannya hendak digusur demi pembangunan, yang pada akhirnya hanya akan menguntungkan para pebisnis properti belaka," ungkap Adhie, Senin (22/2/2016).
Padahal Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu lanjut Adhie, sedang giat menggalang kekuatan rakyat untuk menyatu dengan TNI dalam program bela negara.
"Apakah Ahok lupa bahwa dirinya bisa menjadi penguasa di Ibukota merupakan bagian dari berkah demokrasi. Dan apakah Ahok paham bahwa kekuatan utama demokrasi adalah dialog, dialog dan dialog," ujarnya.
Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) ini juga meragukan alasan pemerintah provinsi DKI menggusur kawasan Kalijodo untuk mengembalikan kawasan tersebut sebagai lahan terbuka hijau.
"Saya percaya, sebagaimana diajarkan Gus Dur kepada saya, tidak ada persoalan di muka bumi ini yang tidak bisa diselesaikan dengan dialog yang dilakukan dengan jujur. Karena itu, saya percaya, warga Kalijodo dan lain-lain sesungguhnya bisa diajak dialog. Kuncinya kejujuran," tukasnya.
- See more at: http://metropolitan.inilah.com/read/detail/2276063/mantan-jubir-gus-dur-kritik-ahok-soal-kalijodo#sthash.J2Ketqcy.dpuf



Mantan juru bicara Presiden RI Keempat Gus Dur, Adhie Massardie mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam menertibkan kawasan Kalijodo.
"Saya meminta kepada Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta untuk menghormati hak-hak sipil, dan tidak lagi menggunakan kekuatan militer termasuk polisi Brimob bersenjata lengkap untuk menghadapi warga masyarakat yang kawasannya hendak digusur demi pembangunan, yang pada akhirnya hanya akan menguntungkan para pebisnis properti belaka," ungkap Adhie, Senin (22/2/2016).
Padahal Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu lanjut Adhie, sedang giat menggalang kekuatan rakyat untuk menyatu dengan TNI dalam program bela negara.
"Apakah Ahok lupa bahwa dirinya bisa menjadi penguasa di Ibukota merupakan bagian dari berkah demokrasi. Dan apakah Ahok paham bahwa kekuatan utama demokrasi adalah dialog, dialog dan dialog," ujarnya.
Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) ini juga meragukan alasan pemerintah provinsi DKI menggusur kawasan Kalijodo untuk mengembalikan kawasan tersebut sebagai lahan terbuka hijau.
"Saya percaya, sebagaimana diajarkan Gus Dur kepada saya, tidak ada persoalan di muka bumi ini yang tidak bisa diselesaikan dengan dialog yang dilakukan dengan jujur. Karena itu, saya percaya, warga Kalijodo dan lain-lain sesungguhnya bisa diajak dialog. Kuncinya kejujuran," tukasnya.
- See more at: http://metropolitan.inilah.com/read/detail/2276063/mantan-jubir-gus-dur-kritik-ahok-soal-kalijodo#sthash.J2Ketqcy.dpuf


 Langkah Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama yang melibatkan personil TNI dalam penertiban kawasan hiburan malam Kalijodo menuai kritikan dari Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi. Menurutnya, langkah tersebut jelas merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran terhadap hak-hak warga sipil.

"Penggunaan tentara bersenjata lengkap dari kesatuan di bawah komando Panglima Kodam Jaya, Mayjen Teddy Lhaksamana untuk ’memerangi’ warga (sipil) agar hengkang dari kawasan yang akan dibebaskan Pemprov DKI bukan saja merupakan pelanggaran berat terhadap (nilai-nilai) demokrasi, bahkan melanggar hak-hak sipil. Karena dalam situasi perang sekalipun, militer bersenjata tidak boleh dihadapkan untuk memerangi masyarakat sipil," tulis Adhie dalam keterangan persnya, Senin (22/2/2016).

Adhie menerangkan, tidak ada alasan sama sekali bagi Ahok mengerahkan TNI dalam penertiban Kalijodo selain untuk melakukan intimidasi. Pasalnya, tentara bersenjata lengkap hanya dikerahkan untuk menghadapi ancaman besar dari musuh negara.

Dia mengakui bahwa personil TNI tidak berperan aktif dalam penertiban Kalijodo. Namun, kehadiran mereka saja sudah cukup untuk membuat warga takut dan merasa terintimidasi.
Mantan juru bicara Presiden RI Keempat Gus Dur, Adhie Massardie mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam menertibkan kawasan Kalijodo.
"Saya meminta kepada Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta untuk menghormati hak-hak sipil, dan tidak lagi menggunakan kekuatan militer termasuk polisi Brimob bersenjata lengkap untuk menghadapi warga masyarakat yang kawasannya hendak digusur demi pembangunan, yang pada akhirnya hanya akan menguntungkan para pebisnis properti belaka," ungkap Adhie, Senin (22/2/2016).
Padahal Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu lanjut Adhie, sedang giat menggalang kekuatan rakyat untuk menyatu dengan TNI dalam program bela negara.
"Apakah Ahok lupa bahwa dirinya bisa menjadi penguasa di Ibukota merupakan bagian dari berkah demokrasi. Dan apakah Ahok paham bahwa kekuatan utama demokrasi adalah dialog, dialog dan dialog," ujarnya.
Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) ini juga meragukan alasan pemerintah provinsi DKI menggusur kawasan Kalijodo untuk mengembalikan kawasan tersebut sebagai lahan terbuka hijau.
"Saya percaya, sebagaimana diajarkan Gus Dur kepada saya, tidak ada persoalan di muka bumi ini yang tidak bisa diselesaikan dengan dialog yang dilakukan dengan jujur. Karena itu, saya percaya, warga Kalijodo dan lain-lain sesungguhnya bisa diajak dialog. Kuncinya kejujuran," tukasnya.
- See more at: http://metropolitan.inilah.com/read/detail/2276063/mantan-jubir-gus-dur-kritik-ahok-soal-kalijodo#sthash.J2Ketqcy.dpuf

Senin, 22 Februari 2016

Berkas Kasus Jessica Wongso Mulai Diteliti Kejati DKI | Penyidik Tak Sabar Ladeni Sidang Praperadilan, Kejati Tentukan Sikap Maks. 7 Hari Usai Penyerahan Berkas !!

 

Penyidik Polda Metro Jaya melimpahkan berkas tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Jumat 19 Februari. Saat ini, Kejati masih meneliti berkas tersebut.

"Hari Jumat kami menerima berkas atas nama Jessica, selanjutnya akan dilakukan penelitian secara formil maupun materiil," kata Kepala Seksi (Kasie) Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta Waluyo, seperti dilansir Antara, Minggu (21/2/2016).

Ia menjelaskan, waktu yang dimiliki Kejati DKI untuk meneliti berkas sesuai peraturan adalah 7 hari. "Dalam waktu 7 hari itu, jaksa harus menentukan sikap apakah berkas tersebut lengkap atau belum lengkap," ujar dia.

Waluyo menambahkan, jika berkas kasus Mirna itu sudah dinyatakan lengkap maka diterbitkan surat P21. Jika sebaliknya, "Maka berkas itu akan dikembalikan ke penyidik kepolisian sembari diberikan petunjuk." Petunjuk untuk berkas itu, sambung dia, harus segera dipenuhi penyidik kepolisian paling lama selama 14 hari.
Praperadilan

Sementara itu, tersangka dugaan pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin alias Mirna, Jessica Kumala Wongso (27) mengajukan gugatan praperadilan penyidik Polda Metro Jaya ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). "Iya kami sudah mengajukan gugatan praperadilan pada pekan kemarin," kata pengacara Jessica, Andi Joesoef.

Andi menuturkan, gugatan praperadilan itu secara normatif terkait prosedur penyidik kepolisian menetapkan tersangka terhadap Jessica. Namun Andi enggan menjelaskan kesalahan prosedur penyidik kepolisian dalam menetapkan tersangka terhadap kliennya tersebut, "Nanti saja ikuti di persidangannya," ujarnya.

Andi menyatakan, pihaknya memiliki langkah pembelaan hukum untuk Jessica selama proses penyidikan yang dilakukan polisi sebelum berkas berita acara pemeriksaan (BAP) diserahkan ke kejaksaan. Rencananya, sidang perdana praperadilan Jessica akan digelar PN Jakarta Pusat pada 23 Februari 2016.

Baca Juga :
Kematian Mirna | Kronologis Kematian Mirna
Cuaca Ekstrim | Banjir Melanda Kawasan Jakarta Dan Sekitarnya
Demo Di Istana Gagal Temui Presiden | Nasib tenaga Honorer

Kejaksaan tinggi DKI Jakarta masih meneliti berkas tersangka kasus Kematian dari Wayan Mirna Salihin yaitu Jessica Kumala Wongso setelah penyidik Polda Metro Jaya dan melimpahkan Berkas Tersebut. menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Kejati DKI Jakarta bernam Waluyo jika peraturan Kejati memiliki Waktu 7 hari untuk penelitian.

Waluto mengatakan bahwa Hari Jumat Kejati menerima berkas atas nama Jessica, selanjutnya akan dilakukan penelitian secara formil maupun materiil. Waluyo menjelaskan jika Kejati akan menentukan sikap dalam waktu bahwa Maksimal tujuh hari terkait dengan berkas  perkara Kasus Tersangka Jessica.
Jika berkas dinyatakan lengkap, Maka diterbitkan surat P21 oleh Kejati DKI Jakarta. Jika belum lengkap, maka berkas itu akan dikembalikan ke penyidik kepolisian sembari diberikan petunjuk.
Sementara itu, Tersangka Kasus pembunuhan Mirna yaitu Jessica Kumala Wongso emggugat Praperadilan pada awal pekan kemarin. Andi yang juga Kuasa Hukum dari Jessica menuturkan gugatan praperadilan itu secara Normatif terkait dengan Prosedur  penyidik Kepolisian tentang penetapan tersangka dari Jessica Kumala Wongso.

Akan tetapi Andi enggan menjelaskan kesalahan Prosedur kepolisian dalam menetapkan Tersangka terhadap Kliennya tersebut. Andi mengatakan bahwa pihaknya memiliki langkah pembelaan hukum untuk Jessica selama Proses penyidikan dilakukan oleh penyidik Kepolisian sebelum berkas Acara Pemeriksaan (BAP) diserahkan.

Rencananya, sidang perdana praperadilan Jessica akan digelar PN Jakarta Pusat pada 23 Februari 2016.
Pihak dari Jessica sudah menyiapkan seorang ahli yang ia percaya dapat memaparkan dugaan kecacatan hukum dalam kasus kopi ‘sianida’ Mirna ini. Ia mempersilahkan masyarakat dan media menghadiri sidang Jessica pada 23 Februari.

Dalam Proses Praperadilan ini, salah satu Poin yang dituntut adalah agar Jessica dikeluarkan dari Penjara. Menurut Yudi, Bukti yang dimiliki Polisi saat menetapkan Jessica sebagai Tersangka tidaklah kuat. Ia menyarankan untuk mencari Tersangka lain.
Diketahui bahwa Jessica dijerat oleh Pasal 340 KUHP tetang pembunuhan berencana dengan hukuman 20 Tahun Penjara. Dengan demikian, penyidik juga berkewajiban menjelaskan perbuatan yang dilakukan Jessica dan dilengkapi Unsur-unsur dan perencanaan pembunuhan.

Kebakaran di Jaya Plaza Kosambi Hampir Sama Seperti yang Terjadi di Kings | Petugas Damkar Bertahan di Jaya Plaza



Hingga pukul 22.30, Tim Pemadam Kebakaran masih berusaha untuk memadamkan sisa-sisa bara api yang masih ada di Gedung Jaya Plaza yang terbakar pada pukul 14.30, Minggu (21/2/2016). Kabid DPPK Kota Bandung, Yosef Heryansyah mengatakan, pemadam kebakaran masih belum bisa memprediksi kapan api dan titik api dipastikan akan benar-benar dingin.

"Kami belum bisa memprediksikan kapan akan benar-benar padam. Ini kejadian hampir sama seperti kebakaran Kings, tapi ini lebih rendah," ujarnya. Menurut Yosef, sulitnya api untuk dipadamkan, akibat banyaknya material berbahan melamin. Meski sudah meleleh jika suhu api masih di atas 100 derajat celcius kemungkinan api akan bisa kembali menyala.

"Ini harus terus diairi agar benar-benar dingin. Jika suhu 50 derajat itu sudha masuk level aman. Tapi tadi kebakaran auhu mencapai hingga 180 derajat celcius," kata dia. Menurut Yosef, tim pemadam kebakaran akan terus berusaha untuk memastikan api dan bara api sisa kebakaran tersebut dapat dikendalikan. Maka dari itu, para personel kebakaran akan terus standby untuk terus melakukan pendingingan di Gedung Jaya Plaza.

Pantauan Tribun dilapangan, asap masih menyelimuti ruang-ruang yang ada di dalam lantai tiga dan dua gedung tersebut. Petugas pemadam kebakaran juga masih hilir mudik memasuki gedung utnuk memastikan titik api yang dilhawatirkan masih dapat menimbulkan kobaran api.

Baca Juga:
 Virus Zika | Penyakit Demam Berdarah
Penyebab Gedung Ambruk Saat Gempa Di Taiwan , Korban Gempa masih Hidup Setelah 2hari Terkubur
Cuaca Ekstrim | Banjir Melanda Kawasan Jakarta Dan Sekitarnya

Sejumlah mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kota Bandung masih berada di lokasi kebakaran di gedung pusat penjualan elektronik Jaya Plaza, Bandung, Senin (22/2/2016) siang.

Para petugas pemadam kebakaran mulai meninggalkan bagian dalam gedung. Meski proses pemadaman telah selesai, warga masih dilarang untuk mendekati lokasi kejadian. Proses pendinginan masih berlangsung karena dikhawatirkan api kembali muncul mengingat banyaknya material yang mudah terbakar di lantai 2 dan 3 gedung tersebut.

Kompleks pertokoan Jaya Plaza di kawasan Kosambi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bandung terbakar kemarin, Minggu (21/2/2016). Api diduga berasal dari sebuah toko di lantai 2. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di pertokoan yang menjual komputer dan peralatannya itu. Petugas sempat mengalami kesulitan karena pertokoan dalam keadaan terkunci. Pagi ini petugas pemadam kebakaran kembali memadamkan api yang kembali muncul. Material berbahan plastik yang mudah terbakar menyebabkan api sulit dipadamkan.

Minggu, 21 Februari 2016

Air Terjun Jumog Karanganyar, Dijuluki sebagai “The Lost Paradise”



Di daerah karanganyar banyak tempat wisata alam yang sudah dikenal, salah satunya adalah Air Terjun Jumog.Tempat wisata tersebut terletak di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, provinsi Jawa Tengah.
 
Tempat wisata Air Terjun Jumog berjarak sekitar 40 kilometer ke arah Timur Solo. Jika para penelusur berangkat dari arah Solo menuju twangmangu, nanti setelah pertigaan pasar karangpandan, para penelusur mengambil ke arah kiri menuju Ngargoyoso. Karena kalau yang ke arah kanan adalah jalan menuju ke tempat wisata tawangmangu.

Jika para penelusur menggunakan kendaraan umum, maka bisa naik bis umum dari Solo ke terminal karangpandan. Kemudian dari terminal karangpandan, para penelusur dapat melanjutkan perjalanan dengan naik bis yang lebih kecil menuju ke Nglogrok. Dan setelah itu untuk menuju ke lokasi air terjunnya, para penelusur dapat memanfaatkan jasa ojek dengan tarif sekitar Rp 45.000. Namun harga tersebut bukanlah harga pasti, semua tergantung negoisasi antara para penelusur dengan si tukang ojek.

Selanjutnya setelah sampai di tempat parkir air terjun, para penelusur harus berjalan kaki untuk sampai di lokasi Air Terjun Jurog yang berjarak sekitar kurang lebih 400 meter. Para penelusur nggak perlu khawatir, karena jalanan menuju ke lokasi air terjun sudah ditata dengan sedemikian rupa, sehingga tidak membahayakan para penelusur.

Untuk tiket masuk ke tempat wisata Air Terjun Jurog adalah Rp 3.000/orang dan parkirnya Rp 1000/motor.

Saat perjalanan menuju lokasi tempat wisata Air Terjun Jumog, para penelusur akan disuguhi oleh keindahan pemandangan alam yang masih segar dan hijau. Selain itu, para penelusur dapat mendengar berbagai suara hewan alam yang ada disekitar diantaranya suara aneka burung yang sangat merdu, sehingga membuat suasana sekitar semakin terasa alami.

Air terjun Jumog sendiri mempunyai ketinggian kurang lebih 30 meter. Jika para penelusur beruntung, maka para penelusur akan bisa melihat pelangi yang seringkali terlihat di Air Terjun Jumog. Tempat wisata ini sendiri sering dijuluki sebagai “Surga yang Hilang” oleh masyarakat  yang tinggal di lokasi air terjun ataupun oleh para wisatawan yang berkunjung.

Selain air terjun, di tempat wisata ini juga sudah dilengkapi oleh berbagai fasilitas pendukung diantaranya arena permainan anak, gazebo untuk beristirahat, kolam renang, rest area, panggung hiburan, dan rumah makan.

Bagi para penelusur yang ingin menginap, maka nggak perlu khawatir, karena di sekitar tempat wisata Air Terjun Jumog terdapat cottage dan juga homestay dengan beragam variasi harga yang ditawarkan. Saat para penelusur berwisata ke Air Terjun Jurog, maka jangan sampai melewatkan untuk mencicipi makanan khas daerah tersebut yaitu sate ayam dan juga sate kelinci yang sangatlah lezat.


Menuruni 116 anak tangga menjadi tantangan saat Anda tiba di tempat wisata Air Terjun Jumog di Karanganyar, Jawa Tengah. Namun, Anda tak bakal merasa lelah jika menikmati pemandangan yang disuguhkan sepanjang perjalanan. Air Terjun Jumog merupakan wisata andalan di Kabupaten Karanganyar. Obyek wisata ini berada di kaki Gunung Lawu, tepatnya di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso. Atau, sekitar 41 kilometer dari Solo.

Udara sejuk dan hamparan pepohonan rindang mengelilingi tempat wisata ini. Anda tak akan kepanasan saat menuruni anak tangga yang terbuat dari semen lantaran naungan pohon-pohon pakis di sisi luar tangga yang menempel tebing. Memang, selesai menapaki anak tangga, Anda tak langsung menemukan air terjun tersebut. Anda masih harus berjalan sekitar 100 meter untuk menemukannya di balik tebing. Tetapi, suasana yang sejuk dan pemandangan hijau yang menyegarkan tak bakal membuat bosan.

"Memang benar kata teman-teman, air terjun dan suasana tempatnya cukup indah. Jalan ke sini juga tidak susah," ucap Eka Rahayu (19), mahasiswi Poltek Madiun. Dara asal Magetan, Jawa Timur, ini rela menempuh perjalanan lebih dari dua jam menggunakan sepeda motor untuk melihat air terjun Jumog. Sebelumnya, dia hanya melihat dari foto yang dipamerkan teman-temannya.

Air terjun Jumog sempat dijuluki Surga yang Hilang. Pasalnya, sebelum resmi dibuka untuk umum pada 2004, air terjun ini ditutupi semak belukar.  Akhirnya, warga dan Pemerintah Desa (Pemdes) Berjo bergotong royong membabat semak dan membuka jalan sehingga air terjun ini bisa dilihat umum. Tinggi air terjun ini hanya sekitar 30 meter. Debit airnya tak terlalu besar meski hujan turun. Juga, tak terlalu sedikit meski musim kemarau datang.

Airnya begitu jernih dan segar. Biasanya, pengunjung bermain dan merendam kaki di aliran sungai yang meneruskan limpahan air terjun. Di depan air terjun, Badan Umum Milik Desa Berjo yang mengelola tempat wisata ini membuat jembatan. Lokasi ini menjadi tempat favorit pengunjung berfoto dengan latar air terjun. Pengelola juga membuat bangku-bangku dari kayu yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk melepas lelah dan menikmati kawasan wisata ini.

"Saat hari libur atau event tertentu, kami menyediakan hiburan organ tunggal," kata Wanti, penjaga loket Air Terjun Jumog. Fasilitas lain yang disediakan pengelola berupa wahana permainan anak berupa jungkat jungkit, ayunan, dan bola panjat. Ada juga kolam renang untuk anak. Namun, tak banyak wahana air yang tersedia selain ember tumpah.


Anda yang tak membawa bekal tak perlu khawatir kelaparan. Terdapat jajaran warung yang menyiapkan beragam menu, mulai mi instan sampai sate kelinci atau sate ayam. Anda pun punya pilihan menikmati di dalam warung atau di pinggir anak sungai air terjun. Deretan warung juga ada di jalur sebelum loket masuk air terjun. Mereka tak sekadar menawarkan makanan tetapi juga oleh-oleh produk masyarakat sekitar. Semisal, keripik ketela dan teh beragam rasa.

Tiket masuk Air Terjun Jumog hanya dipatok Rp 3.000 per orang. Anda yang membawa kendaraan pribadi bisa memarkirkan motor dan mobil di tempat yang telah disediakan pengelola. Tarif parkir sepeda motor Rp 1.000 dan mobil Rp 2.000. Anda yang lebih menikmati menggunakan kendaraan umum, bisa naik bus dari terminal Solo. Pilih bus jurusan Tawangmangu atau Matesih, dan turun di Terminal Karangpandan. Perjalanan dilanjutkan menggunakan minibus jurusan Ngargoyoso atau Kemuning. Anda bisa turun di pos retribusi wisata Kemuning atau di Nglorog dan berganti naik ojek. Tempat wisata ini buka setiap hari pukul 08.00-17.00 WIB.

Pengacara: Saipul Jamil adalah Korban | DS Korban Dugaan Pencabulan Saipul Jamil Dikenal Mudah Bergaul



Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap ABG pria berinisial DS yang melibatkan Saipul Jamil terus menjadi sorotan. Saipul telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Kamis, 18 Februari 2016. Saipul mengaku dirinya sedang dizalimi.

"Doakan aku dijauhi dari orang-orang yang menzalimi aku," ujar Saipul usai meenjalani pemeriksaan kesehatan, di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 20 Februari 2016. Sebelumnya, polisi menyatakan, dalam pemeriksaan, pedangdut tersebut telah mengakui perbuatannya. Namun, pernyataan polisi dibantah oleh kuasa hukum Saipul, Kasman Sangadji. 

"Saya tegaskan tidak ada Bang Ipul (Saipul) mengakui (pencabulan). Bang Ipul adalah korban," ungkapnya.
Terkait Saipul yang menyatakan menyesal, Kasman meluruskan hal tersebut. Maksud penyesalan Saipul bukanlah karena telah melakukan pelecehan, melainkan karena mengenal DS.

Diketahui, Saipul sebelumnya telah mengakui apa yang diperbuatnya kepada DS dan mengaku menyesal.
"Jadi bukan dari tataran perbuatan penyesalannya, tapi karena menyesal sudah kenal dengan anak itu, sebab anak itu kan kenal sudah lama," ujar Kasman.

Baca Juga :
Apa Itu Gafatar? | Kasus Dr.Rica Tri Handayani
Kedung Pedut | Jogja Istimewa | Jalan-Jalan Ke jogja
Penyebab Gedung Ambruk Saat Gempa Di Taiwan , Korban Gempa masih Hidup Setelah 2hari Terkubur

DS, remaja 17 tahun yang korban dugaan pencabulan SaipulJamil dikenal sebagai anak mudah bergaul.
"Anaknya biasa, berbaur kok, dia kemarin masih keliatan beli nasi di warung sebelah tuh," kata Sudarmawan, Ketua RT 15‎ di Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (20/2/2016).

Menurut Sudarmawan, selain masih sekolah DS juga menjalani profesi sampingan yaitu  penonton bayaran di acara pencari bakat musik di televisi.
"Dia emang sering ikut acara itu (acara musik), kadang siang keluar, kadang sore baru keluar, malamnya pulang," ujar Sudarmawan‎.

Hal senada juga dikatakan warga sekitar, DS tidak pernah menampakkan perilaku aneh atau perilaku menyimpang.
"Dia sering pergi ke konser-konser musik, biasa saja dan wajar-wajar aja," kata warga yang enggan disebutkan namanya.

DS menjadi korban dugaan pencabulan Saipul Jamil di rumahnya, di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Saipul pun telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara untuk 20 hari ke depan.

Sabtu, 20 Februari 2016

ISIS 'memecah belah' kelompok militan Indonesia



Kemunculan kelompok yang menyebut diri Negara Islam (ISIS) dinilai menimbulkan perpecahan di kelompok militan di Indonesia. Jika sebelumnya kelompok-kelompok militan di Indonesia berada di bawah payung Jemaah Islamiyah (JI) yang berafiliasi dengan al-Qaida, maka kemunculan ISIS membuat kelompok militan terpecah menjadi organisasi-organisasi baru.

Hal tersebut diungkapkan oleh peneliti LIPI, Indriana Kartini, dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis 18 Februari. Dia menambahkan gerakan radikal di Indonesia tak lepas dari pengaruh internasional, terutama di Timur Tengah, dengan pro dan kontra atas ISIS ketika pertama kali dideklarasikan oleh Abu Bakar Al-Baghdadi, pada 2013 lalu.

"Saat dideklarasikan, Abu Bakar Al-Baghdadi menyerukan seluruh kaum muslim di seluruh dunia untuk hijrah dan bergabung dengan tentara Islam di Suriah. Dia banyak menggunakan media elektronik berupa video dan di Indonesia dapat sambutan pro atau kontra kelompok radikal," jelas Indriana.

Di Indonesia, kelompok Majelis Mujahidin Indonesia dan Jamaah Ansharut Syariah -yang merupakan pecahan dari Jemaah Ansharut Tauhid pimpinan Abu Bakar Baasyir- merupakan kelompok yang anti-ISIS.

Peran 'penting' Fachry

"Mereka tidak berbaiat kepada Al-Baghdadi dan tidak setuju dengan yang dilakukan kelompok ISIS," jelas Indriana. Sedangkan yang mendukung ISIS adalah Jemaaah Ansharut Daulah atau JAD pimpinan Aman Abdurahmah bersama Abu Jandal. "Tetapi bukti struktur organisasi ini belum ditemukan," jelas Indriana, "Namun ada situs Al-Mustaqbal yang menyebarkan pemahaman ISIS."

Situs tersebut yang dijalankan oleh Muhammad Fachry alias Tuah yang divonis lima tahun penjara dan denda Rp5 juta subsider tiga bulan kurungan, setelah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan, menyebarkan informasi yang dapat mempengaruhi melakukan kekerasan.

Di situs itu, Tuah disebut menyebarkan video-video propaganda ISIS dan mengajak pembaca berangkat ke Suriah untuk melawan Presiden Bashar Al Assad. Vonis yang diberikan untuk Tuah alias Fachry lebih ringan dari tuntutan jaksa, yaitu hukuman delapan tahun penjara dan denda Rp50 juta. Padahal, menurut Sidney Jones peneliti terorisme dari IPAC, Tuah memiliki peran penting dalam pergerakan ISIS di Indonesia.

"Fachry sebetulnya adalah aktor terbesar yang mengorganisir kelompok-kelompok pro-ISIS di seluruh Indonesia melalui situs Almustaqbal.net, yang sekarang ditutup pemerintah Indonesia. Kalau kita lihat yang dia lakukan untuk merekrut orang untuk ISIS, (vonis) lima tahun jauh terlalu ringan," kata Jones kepada BBC Indonesia, pekan lalu.

Pemerintah tidak sensitif?

Indriana mengatakan selain JAD, ada organisasi baru Ansharut Daulah Islamiyah yang dideklarasikan pada 2015 dengan sebagian besar anggotanya merupakan murid Aman Abdurahman, yang saat ini masih mendekam di penjara. Kelompok ini berupaya melobi organisasi yang berbaiat kepada ISIS, yaitu Mujahid Indonesia Timur pimpinan Santoso, serta Jemaah Ansharut Tauhid JAT dan Faksi Darul Islam yang dikenal dengan 'Ring Banten'.

Pada November 2015, terjadi pertemuan kelompok pro-ISIS untuk membentuk organisasi baru bernama Jemaah Ansyarul Khalifah. Seorang warga Indonesia yang pernah terlibat aksi militan di Afghanistan dan Moro, Filipina, Ali Fauzi Manji, menyarankan pemerintah seharusnya dapat melakukan sesuatu dengan perpecahan ini.

"Negara tidak sensitif atau tidak tahu ada perpecahan kronis dikalangan kelompok jihad di Indonesia akibat munculnya ISIS, jika mereka balik dan tak bisa terdeteksi maka akan menjadikan Indonesia sebagai Irak dan Suriah kedua," jelas Ali.

BNPT menyebutkan sekitar 500 orang Indonesia bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak, sementara polisi menyebut angka yang lebih rendah yaitu sekitar 200-300 orang.

Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Saipul Jamil Siap Lapor Balik | Mantan Kekasih Yakin Saipul Jamil Dijebak

 

Kasus dugaan pencabulan yang menjerat pedangdut Saipul Jamil terus bergulir. Hari ini, duda Dewi Perssik itu menjalani pemeriksaan kesehatan di Mapolda Metro Jaya.

Kasman Sengaji, pengacara Saipul mengatakan, kasus yang menjerat kliennya sangat merugikan. Kliennya tidak pernah mengakui telah melakukan tindakan asusila seperti yang diberitakan baru-baru ini.

''Saya tegaskan tidak ada Bang Ipul mengakui. Kalau penyesalan ada, tapi bukan dalam perbuatan. Menyesal mengenal anak itu,'' tegas Kasman usai mendampingi Saipul di depan Biddokes Mapolda Metro Jaya, Sabtu (20/2/2016).

Kasman menegaskan, Saipul adalah korban. Sebab tidak ada bukti-bukti dugaan perbuatan asusila tersebut.''Saya tegaskan, tidak ada bukti-bukti terkait dengan itu. Ia menyesal karena mengenal anak itu. Sekarang Ipul menjadi korban pemberitaan,'' ucap dia.

Kasman kini sedang menyiapkan langkah hukum, untuk melaporkan balik pihak pelapor.

''Kata siapa berdamai? Kalau analisa damai, kita dengan siapa saja kita bisa damai. Mudah-mudahan pelapor tidak sedang mencari tenar, sadar, dan mencabut laporan,'' Kasman memungkasi.

Saipul Jamil ditangkap Polsek Metro Kelapa Gading di rumahnya, kompleks Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Kamis 18 Februari pagi.

Saipul ditangkap karena diduga melakukan pelecehan asusila terhadap pelajar 16 tahun berinisial DS. Saipul dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Baca Juga :
Beda Gejala Infeksi Virus Zika Dengan Demam Berdarah | Satu Jenis Nyamuk, 3 Virus Berbeda
Virus Zika | Penyakit Demam Berdarah
Film Talak 3 | Kebanggaan Laudya Cynthia Bella

Kasus pelecehan seksual yang menyeret artis tersohor Saipul Jamil diduga adanya pihak yang iri dengan duda Dewi Persik itu. Bahkan kasus pelecehan seksual tersebut diduga adalah jebakan untuk Saipul Jamil.

Mantan kekasih Saipul Jamil, Citra Yunita mengatakan, kondisi fisik Saipul Jamil baik. Namun, secara emosional, Saipul Jamil syok berada di tahanan Polsek Kelapa Gading.

"Kemarin ngobrol sama Ipul (Saipul) di Polsek. Dia baik, sehat dan bilang salam buat semuanya. Doakan ini masalah selesai," ujarnya di Mapolsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (20/2/2016).

Menurut Citra, usai bertemu dengan Saipul dan bedialog, dia beranggapan ada orang jahat yang ingin menjatuhkan karirnya. Apalagi, karir Saipul tengah melambung tinggi. Bahkan, dia meyakini kalau Saipul tidak melakukan perbuatan cabul seperti yang ditudukan selama ini.

"Dia syok karena ini dadakan baru dibawa ke Polsek. Dia ini terlalu baik sama orang, jadi dia di jebak itu," tutupnya.
resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut
Copyright © 2014 Berita pagi ini